alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Kejar Capaian Vaksinasi, Dinkes Ngawi Gerilya Door to Door

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya mengebut vaksinasi Covid-19 menemui batu sandungan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi mesti bergerilya mencari warga yang belum menerima serum antikorona itu. ‘’Jika dulu masyarakat datang sendiri mencari vaksin, sekarang kami harus mencarinya,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Rabu (24/11).

Heri menyebut, warga yang telah diimunisasi cukup banyak dengan persentase 66,22 persen. Hingga kemarin, 457.584 jiwa dari sasaran 690.935 telah menerima suntikan dosis pertama. Sehingga ruang lingkup pencarian warga yang belum divaksin kian sempit. ‘’Kami harus mencari data warga yang belum divaksin dengan terjun ke desa-desa,’’ ujarnya.

Selain dengan pemerintah desa (pemdes), dinkes juga berkoordinasi dengan TNI dan polisi. Sebab, pelaksanaan vaksinasi telah sampai di tingkat posyandu. ‘’Kalau tidak datang, kami lakukan penjemputan,’’ ucap Heri.

Baca Juga :  Ajak Warga Partisipasi Bangun Ngawi, Dewan Sosialisasikan Permendagri 86/2017

Dia mengatakan, capaian vaksinasi kumulatif tinggal 3,8 persen agar kabupaten ini menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Sedangkan imunisasi kalangan lanjut usia mencapai 58,9 persen. Dari sasaran 127.108 jiwa, 74.921 jiwa di antaranya telah divaksin. ‘’Mendekati syarat memenuhi PPKM level 1 meski nanti saat libur Nataru (Natal dan tahun baru, Red) ada instruksi kembali ke level 3,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya mengebut vaksinasi Covid-19 menemui batu sandungan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi mesti bergerilya mencari warga yang belum menerima serum antikorona itu. ‘’Jika dulu masyarakat datang sendiri mencari vaksin, sekarang kami harus mencarinya,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Rabu (24/11).

Heri menyebut, warga yang telah diimunisasi cukup banyak dengan persentase 66,22 persen. Hingga kemarin, 457.584 jiwa dari sasaran 690.935 telah menerima suntikan dosis pertama. Sehingga ruang lingkup pencarian warga yang belum divaksin kian sempit. ‘’Kami harus mencari data warga yang belum divaksin dengan terjun ke desa-desa,’’ ujarnya.

Selain dengan pemerintah desa (pemdes), dinkes juga berkoordinasi dengan TNI dan polisi. Sebab, pelaksanaan vaksinasi telah sampai di tingkat posyandu. ‘’Kalau tidak datang, kami lakukan penjemputan,’’ ucap Heri.

Baca Juga :  Pra-Porprov Sepak Bola, Ngawi Keok Lawan Bojonegoro

Dia mengatakan, capaian vaksinasi kumulatif tinggal 3,8 persen agar kabupaten ini menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Sedangkan imunisasi kalangan lanjut usia mencapai 58,9 persen. Dari sasaran 127.108 jiwa, 74.921 jiwa di antaranya telah divaksin. ‘’Mendekati syarat memenuhi PPKM level 1 meski nanti saat libur Nataru (Natal dan tahun baru, Red) ada instruksi kembali ke level 3,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/