27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Pemkab Ngawi Usulkan Pengadaan Sembilan Mesin Baru Cetak E-KTP

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Proses cetak KTP elektronik (e-KTP) perlahan tak lagi terpusat di kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil). Dari rata-rata sekitar 300 orang per hari, kini tinggal 200. Penyusutan tersebut diklaim efek penambahan mesin cetak e-KTP di 10 kecamatan Mei lalu. ‘’Di tingkat kecamatan, pencetakan e-KTP berkisar 10 sampai 15 orang per hari,’’ kata Kepala Dispendukcapil Ngawi Noor Hasan Muntaha, Minggu (25/9).

Dispendukcapil berencana menambah sembilan mesin cetak e-KTP di pengujung tahun ini. Penempatannya di Kecamatan Ngawi, Paron, Kasreman, dan Pangkur. Lalu, Padas, Kedunggalar, Widodaren, Geneng, dan Gerih. Anggarannya sekitar Rp 500 juta yang diusulkan dalam perubahan APBD (P-APBD). ‘’Kami nantinya tetap memberikan pembinaan dan pendampingan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Ngawi: Bentuk UPT Benteng Van den Bosch Dulu, BLUD Kemudian

Hasan mengatakan, bila pengadaan terealisasi, maka kian banyak kecamatan yang mandiri mencetak e-KTP. Hal tersebut semakin mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan. ‘’Percepatan ini untuk migrasi SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan) terdistribusi menuju SIAK terpusat yang merupakan program pemerintah pusat,’’ ucapnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Proses cetak KTP elektronik (e-KTP) perlahan tak lagi terpusat di kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil). Dari rata-rata sekitar 300 orang per hari, kini tinggal 200. Penyusutan tersebut diklaim efek penambahan mesin cetak e-KTP di 10 kecamatan Mei lalu. ‘’Di tingkat kecamatan, pencetakan e-KTP berkisar 10 sampai 15 orang per hari,’’ kata Kepala Dispendukcapil Ngawi Noor Hasan Muntaha, Minggu (25/9).

Dispendukcapil berencana menambah sembilan mesin cetak e-KTP di pengujung tahun ini. Penempatannya di Kecamatan Ngawi, Paron, Kasreman, dan Pangkur. Lalu, Padas, Kedunggalar, Widodaren, Geneng, dan Gerih. Anggarannya sekitar Rp 500 juta yang diusulkan dalam perubahan APBD (P-APBD). ‘’Kami nantinya tetap memberikan pembinaan dan pendampingan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Luasan Pasar Beran Ngawi Tak Ideal Konsep Bangunan Hijau

Hasan mengatakan, bila pengadaan terealisasi, maka kian banyak kecamatan yang mandiri mencetak e-KTP. Hal tersebut semakin mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan. ‘’Percepatan ini untuk migrasi SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan) terdistribusi menuju SIAK terpusat yang merupakan program pemerintah pusat,’’ ucapnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/