alexametrics
25.4 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Pemkab Ngawi Perbolehkan Gelar Event Hiburan-Budaya

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ngawi kini menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Pembatasan jumlah massa dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat pun dihapus. ‘’Event seni-budaya dan festival musik di dalam maupun di luar ruangan sudah boleh digelar,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Senin (30/5).

Ony menyampaikan, relaksasi secara 100 persen sebagai upaya pemulihan ekonomi. Khususnya seniman dan pelaku industri kreatif lainnya. Pemasukan mereka mandek selama dua tahun darurat pandemi Covid-19. ‘’Saatnya untuk bangkit,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ngawi Raden Rudi Sulisdiana mengatakan, relaksasi 100 persen bukannya tanpa catatan. Pihaknya meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. ‘’Harus tetap mengenakan masker,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Beran Sambat Retribusi Naik

Rudi menyebutkan, penyelenggaraan event hiburan akan memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke kabupaten ini. Larangan menggelar atraksi budaya membuat promosi pariwisata terkendala. ‘’Pasar Jadul di Wisata Taman Tawun yang menjadi magnet ribuan pengunjung, contohnya,’’ ujarnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ngawi kini menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Pembatasan jumlah massa dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat pun dihapus. ‘’Event seni-budaya dan festival musik di dalam maupun di luar ruangan sudah boleh digelar,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Senin (30/5).

Ony menyampaikan, relaksasi secara 100 persen sebagai upaya pemulihan ekonomi. Khususnya seniman dan pelaku industri kreatif lainnya. Pemasukan mereka mandek selama dua tahun darurat pandemi Covid-19. ‘’Saatnya untuk bangkit,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Ngawi Raden Rudi Sulisdiana mengatakan, relaksasi 100 persen bukannya tanpa catatan. Pihaknya meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. ‘’Harus tetap mengenakan masker,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Bisnis Hotel di Ngawi Selama Lebaran, Ramai Tiga Hari, lalu Sepi Lagi

Rudi menyebutkan, penyelenggaraan event hiburan akan memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke kabupaten ini. Larangan menggelar atraksi budaya membuat promosi pariwisata terkendala. ‘’Pasar Jadul di Wisata Taman Tawun yang menjadi magnet ribuan pengunjung, contohnya,’’ ujarnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/