alexametrics
23.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Penipu Comot Profil WhatsApp Bupati

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji gemas dengan penipuan WhatsApp yang mencatut namanya. Terlebih aksi itu berhasil mengelabui korban yang rela menyerahkan duit hingga belasan juta.

Sebelum melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum, sampai kini Aji –sapaan bupati– masih menunggu korban ’’sowan’’ kepadanya. Guna menceritakan secara gamblang kronologi penipuan yang mencatut namanya tersebut. Mengingat sejauh ini dirinya baru mendapati kabar itu dari salah seorang rekannya. ‘’Nanti kalau sudah ketemu korban, baru saya laporkan ke pihak berwajib,’’ ujarnya, Selasa (1/6).

Penipu itu sengaja mencomot gambar profil yang biasa digunakan Aji sehari-hari. Sehingga beberapa pejabat koleganya ikut terimbas kasus serupa. Bahkan, sebagian merupakan sejawat dari luar kota. Aji perlu mengambil langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari. Bahwa siapa pun jangan main-main dengan nama baiknya. ‘’Saya berharap betul kasus ini bisa dilacak karena sering terjadi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Nilai Unas Tinggi Terlempar, Belasan Wali Murid Geruduk Kantor Cabdindik

Aji berharap penipuan ini menjadi kasus terakhir di Pacitan. Warga diminta lebih berhati-hati saat ada penawaran bantuan lewat pesan singkat. Mengingat seluruh program bantuan disalurkan lewat prosedur yang berlaku. Baik bantuan sosial maupun hibah lainnya. ‘’Kami harap warga berhati-hati. Jangan sampai ada korban lagi. Baik modusnya lewat WhatsApp maupun telepon,’’ imbaunya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji gemas dengan penipuan WhatsApp yang mencatut namanya. Terlebih aksi itu berhasil mengelabui korban yang rela menyerahkan duit hingga belasan juta.

Sebelum melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum, sampai kini Aji –sapaan bupati– masih menunggu korban ’’sowan’’ kepadanya. Guna menceritakan secara gamblang kronologi penipuan yang mencatut namanya tersebut. Mengingat sejauh ini dirinya baru mendapati kabar itu dari salah seorang rekannya. ‘’Nanti kalau sudah ketemu korban, baru saya laporkan ke pihak berwajib,’’ ujarnya, Selasa (1/6).

Penipu itu sengaja mencomot gambar profil yang biasa digunakan Aji sehari-hari. Sehingga beberapa pejabat koleganya ikut terimbas kasus serupa. Bahkan, sebagian merupakan sejawat dari luar kota. Aji perlu mengambil langkah tegas agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari. Bahwa siapa pun jangan main-main dengan nama baiknya. ‘’Saya berharap betul kasus ini bisa dilacak karena sering terjadi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kasus Baru Korona Melonjak, Ranjang Pasien Ditambah Selusin

Aji berharap penipuan ini menjadi kasus terakhir di Pacitan. Warga diminta lebih berhati-hati saat ada penawaran bantuan lewat pesan singkat. Mengingat seluruh program bantuan disalurkan lewat prosedur yang berlaku. Baik bantuan sosial maupun hibah lainnya. ‘’Kami harap warga berhati-hati. Jangan sampai ada korban lagi. Baik modusnya lewat WhatsApp maupun telepon,’’ imbaunya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/