alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Gegara Make-up Tebal, Petugas Kesulitan Cocokkan Wajah Asli Peserta CPNS

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Beragam cerita mewarnai jalannya seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Mulai peserta yang datang terlambat, lupa membawa identitas diri, hingga gagalnya verifikasi akibat wajahnya terlalu glowing.

Plt Kepala Badan Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPPD Pacitan Sugeng Budiarto menyebutkan, ada saja peserta yang kesulitan identifikasi wajah (face recognition). Bukan karena yang datang lain orang atau memanfaatkan joki.

Musababnya make-up terlalu tebal saat mengunggah data pendaftaran. Sehingga tak serupa dengan wajah aslinya saat diidentifikasi di tempat ujian. ‘’Jadi, waktu pendaftaran itu ada yang upload foto wisuda atau datang ke studio foto. Sementara di sini kan nggak sempat dandan. Wajah aslinya jadi tidak mirip,’’ ungkapnya, Jumat (1/10).

Baca Juga :  Haram Suap ASN Pemkot Madiun

Persoalan seperti itu cukup merepotkan. Agar dapat lolos identifikasi, akhirnya peserta harus mempertebal alis hingga membawa flash tambahan menggunakan smartphone. Beruntung cara itu masih dapat membuat mereka lolos verifikasi pusat. Sehingga dapat mengikuti setiap tahapan ujian. ‘’Ada juga yang karena hamil, wajahnya tambah bulat. Beruntung masih bisa terverifikasi,’’ ujarnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Beragam cerita mewarnai jalannya seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Mulai peserta yang datang terlambat, lupa membawa identitas diri, hingga gagalnya verifikasi akibat wajahnya terlalu glowing.

Plt Kepala Badan Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPPD Pacitan Sugeng Budiarto menyebutkan, ada saja peserta yang kesulitan identifikasi wajah (face recognition). Bukan karena yang datang lain orang atau memanfaatkan joki.

Musababnya make-up terlalu tebal saat mengunggah data pendaftaran. Sehingga tak serupa dengan wajah aslinya saat diidentifikasi di tempat ujian. ‘’Jadi, waktu pendaftaran itu ada yang upload foto wisuda atau datang ke studio foto. Sementara di sini kan nggak sempat dandan. Wajah aslinya jadi tidak mirip,’’ ungkapnya, Jumat (1/10).

Baca Juga :  Tiga ABG Ombak Pantai Ngiroboyo

Persoalan seperti itu cukup merepotkan. Agar dapat lolos identifikasi, akhirnya peserta harus mempertebal alis hingga membawa flash tambahan menggunakan smartphone. Beruntung cara itu masih dapat membuat mereka lolos verifikasi pusat. Sehingga dapat mengikuti setiap tahapan ujian. ‘’Ada juga yang karena hamil, wajahnya tambah bulat. Beruntung masih bisa terverifikasi,’’ ujarnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/