alexametrics
30 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Bupati Pacitan Diperbolehkan Tarik Gerbong Mutasi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tiket mutasi pejabat di lingkup Pemkab Pacitan sudah boleh disobek. Per hari ini (1/11), berakhir sudah masa menahan diri bagi Bupati Indrata Nur Bayuaji untuk mereformasi birokrasi yang dinakhodai. 

Mutasi pejabat menjadi keniscayaan di Pemkab Pacitan. Menimbang banyaknya posisi kepala dinas yang kosong hanya diisi pelaksana tugas (Plt). Meski beberapa pejabat cakap mengampu dua instansi, namun tupoksi tetap tak berjalan maksimal. Lantaran belum diisi pejabat secara definitif. ‘’Pengisian Plt sudah kami sesuaikan (kompetensi). Jadi, sekalian magang dan terlatih untuk memimpin, apalagi di dua OPD,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho, Senin (1/11). 

Heruwi, sapaan Heru Wiwoho, mengakui pengisian Plt kala itu tidaklah sembarangan. Butuh kecermatan mendalam menimbang terbatasnya formatur kepegawaian akibat banyak yang telah purnatugas. ‘’Sejauh ini tidak ada masalah dengan penunjukan Plt,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Julukan Pacitan Kota 1.001 Gua Dicetuskan Mantan Menpora Jero Wacik

Heruwi tak menjamin mutasi perdana kelak bakal menutup seluruh kebutuhan kepegawaian. Termasuk lelang jabatan setelahnya. Diprediksi masih ada OPD dan sejumlah bidang yang belum dapat sepenuhnya terisi. ‘’Menempatkan orang itu harus pas. Kalau calon sebenarnya cukup banyak. Ada camat dan lainnya yang memenuhi persyaratan,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tiket mutasi pejabat di lingkup Pemkab Pacitan sudah boleh disobek. Per hari ini (1/11), berakhir sudah masa menahan diri bagi Bupati Indrata Nur Bayuaji untuk mereformasi birokrasi yang dinakhodai. 

Mutasi pejabat menjadi keniscayaan di Pemkab Pacitan. Menimbang banyaknya posisi kepala dinas yang kosong hanya diisi pelaksana tugas (Plt). Meski beberapa pejabat cakap mengampu dua instansi, namun tupoksi tetap tak berjalan maksimal. Lantaran belum diisi pejabat secara definitif. ‘’Pengisian Plt sudah kami sesuaikan (kompetensi). Jadi, sekalian magang dan terlatih untuk memimpin, apalagi di dua OPD,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho, Senin (1/11). 

Heruwi, sapaan Heru Wiwoho, mengakui pengisian Plt kala itu tidaklah sembarangan. Butuh kecermatan mendalam menimbang terbatasnya formatur kepegawaian akibat banyak yang telah purnatugas. ‘’Sejauh ini tidak ada masalah dengan penunjukan Plt,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Rp 10 Miliar Modal Melawan Covid-19

Heruwi tak menjamin mutasi perdana kelak bakal menutup seluruh kebutuhan kepegawaian. Termasuk lelang jabatan setelahnya. Diprediksi masih ada OPD dan sejumlah bidang yang belum dapat sepenuhnya terisi. ‘’Menempatkan orang itu harus pas. Kalau calon sebenarnya cukup banyak. Ada camat dan lainnya yang memenuhi persyaratan,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/