alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Dinkes Pacitan Klaim Gedung Baru Puskesmas Kebonagung Aman dari Banjir

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Puskesmas Kebonagung akhirnya terbebas dari teror banjir. Gedung baru di tepi Jalan Pacitan-Trenggalek itu dipastikan jauh lebih aman ketimbang gedung lama di Dusun Krajan. Meski hanya berjarak 500 meter dari puskesmas lama, lokasi pendirian gedung baru tidak rawan banjir.

Kepala Dinkes Pacitan Hendra Purwaka mengatakan, proyek fisik yang dibiayai Rp 4,9 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) 2021 itu masih dalam masa pemeliharaan. Sembari menantikan tempo pertanggungjawaban kontraktor pelaksana berakhir, sejumlah petugas dan kendaraan mulai disiagakan. ”Kami coba dulu, supaya kalau ada kerusakan langsung ketahuan dan cepat diperbaiki,” ujarnya, Rabu (2/2).

Meski demikian, puskesmas yang diresmikan akhir tahun lalu itu belum dapat beroperasi maksimal. Saat ini masih ancang-ancang boyongan poli rawat jalan. Segala fasilitas penunjangnya tengah disiapkan. ”Inginnya lekas dioperasikan, tapi masih tahap pemeliharaan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Alun-Alun Pacitan dan TPA Dadapan Butuh CCTV

Adapun poli rawat inap tetap menempati puskesmas lama. Hanya berjarak setengah kilometer dari puskesmas baru. Untuk memboyong seluruh poli pelayanan ke puskesmas baru dibutuhkan tambahan lahan.  Untuk itu, dinkes berencana melakukan pembebasan. ”Gedung lama memang sering kebanjiran, banyak alat kesehatan yang rusak,” tutur Hendra. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Puskesmas Kebonagung akhirnya terbebas dari teror banjir. Gedung baru di tepi Jalan Pacitan-Trenggalek itu dipastikan jauh lebih aman ketimbang gedung lama di Dusun Krajan. Meski hanya berjarak 500 meter dari puskesmas lama, lokasi pendirian gedung baru tidak rawan banjir.

Kepala Dinkes Pacitan Hendra Purwaka mengatakan, proyek fisik yang dibiayai Rp 4,9 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) 2021 itu masih dalam masa pemeliharaan. Sembari menantikan tempo pertanggungjawaban kontraktor pelaksana berakhir, sejumlah petugas dan kendaraan mulai disiagakan. ”Kami coba dulu, supaya kalau ada kerusakan langsung ketahuan dan cepat diperbaiki,” ujarnya, Rabu (2/2).

Meski demikian, puskesmas yang diresmikan akhir tahun lalu itu belum dapat beroperasi maksimal. Saat ini masih ancang-ancang boyongan poli rawat jalan. Segala fasilitas penunjangnya tengah disiapkan. ”Inginnya lekas dioperasikan, tapi masih tahap pemeliharaan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Indartato: Hibah Rp 9 Miliar untuk Museum SBY*Ani, Bukan Disumbangkan ke Yayasan Yudhoyono Foundation

Adapun poli rawat inap tetap menempati puskesmas lama. Hanya berjarak setengah kilometer dari puskesmas baru. Untuk memboyong seluruh poli pelayanan ke puskesmas baru dibutuhkan tambahan lahan.  Untuk itu, dinkes berencana melakukan pembebasan. ”Gedung lama memang sering kebanjiran, banyak alat kesehatan yang rusak,” tutur Hendra. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/