alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Libur Nataru, Tambal PAD Wisata Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Menutup target pendapatan pariwisata di pengujung tahun yang masih dibekap pandemi korona bukan perkara mudah. Meski demikian, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan sanggup menutup lubang pendapatan hingga tersisa kekurangan Rp 1 miliar dari target Rp 7,5 miliar.

Patokan target itu disokong sembilan destinasi wisata yang dikelola pemkab. Masing-masingnya diharapkan dapat memberikan kontribusi minimal Rp 100 juta. ‘’Kami tetap berharap capaian positif pada momen pergantian tahun. Saat libur Natal kemarin, wisatawan di Klayar cukup ramai,’’ kata Kepala Disparpora Pacitan Andi Faliandra, Senin (3/1).

Namun, libur Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini berbeda dari sebelumnya. Terjadi pergeseran budaya liburan masyarakat. Biasanya datang berombongan menggunakan bus pariwisata, kini beralih transportasi pribadi. Grup-grup wisata yang biasanya menjadi penyumbang PAD terbesar, minim dijumpai. ‘’Masih ada bus-bus yang datang, walaupun tak banyak,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  290 ASN Pemkab Pacitan Difungsionalkan

Berapa pun capaian akhir pendapatan, disparpora tetap memaksimalkan okupansi kunjungan di setiap destinasi. Agar wisata kembali bergeliat dan memakmurkan pelaku perekonomian di sekitarnya. ‘’Kami fokuskan pemulihan ekonomi warga di seputaran tempat wisata. Jadi, tak mementingkan ego pendapatan sendiri,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Menutup target pendapatan pariwisata di pengujung tahun yang masih dibekap pandemi korona bukan perkara mudah. Meski demikian, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan sanggup menutup lubang pendapatan hingga tersisa kekurangan Rp 1 miliar dari target Rp 7,5 miliar.

Patokan target itu disokong sembilan destinasi wisata yang dikelola pemkab. Masing-masingnya diharapkan dapat memberikan kontribusi minimal Rp 100 juta. ‘’Kami tetap berharap capaian positif pada momen pergantian tahun. Saat libur Natal kemarin, wisatawan di Klayar cukup ramai,’’ kata Kepala Disparpora Pacitan Andi Faliandra, Senin (3/1).

Namun, libur Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini berbeda dari sebelumnya. Terjadi pergeseran budaya liburan masyarakat. Biasanya datang berombongan menggunakan bus pariwisata, kini beralih transportasi pribadi. Grup-grup wisata yang biasanya menjadi penyumbang PAD terbesar, minim dijumpai. ‘’Masih ada bus-bus yang datang, walaupun tak banyak,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pecat Dini Membayangi meski Telah Terima SK

Berapa pun capaian akhir pendapatan, disparpora tetap memaksimalkan okupansi kunjungan di setiap destinasi. Agar wisata kembali bergeliat dan memakmurkan pelaku perekonomian di sekitarnya. ‘’Kami fokuskan pemulihan ekonomi warga di seputaran tempat wisata. Jadi, tak mementingkan ego pendapatan sendiri,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/