alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pimpinan DPRD Pacitan Tak Ngoyo Beli Mobdin Baru

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Buat apa keburu beli mobil dinas (mobdin) baru? Apalagi mobdin lama masih layak pakai dan sanggup beroperasi dengan baik. Ketimbang menghamburkan anggaran miliaran untuk pengadaan enam mobdin, memang lebih baik dialihkan untuk keperluan yang lebih penting.

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono mengatakan, dia dan ketiga pimpinan dewan lainnya tak ngoyo pengadaan mobdin baru. Terlebih, keempat mobdin yang digunakan selama ini masih tergolong anyar. ”Pengadaannya baru 2018 silam,” ujarnya, Jumat (3/12).

Beda cerita dengan mobdin untuk bupati dan wakilnya. Semestinya, kepala daerah itu mendapatkan fasilitas mobdin baru. Sebab, unit yang dimanfaatkan saat ini telah berusia 10 tahun. ”Kami sebenarnya tetap harapkan ada penganggaran mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelaku UMKM dan Pedagang di Pacitan Digelontor 6 Ton Minyak Goreng Curah

DPRD membuka ruang pengadaan kendaraan dinas baru itu kembali dianggarkan dalam perubahan keuangan mendatang. Khusus bagi bupati dan wakil bupati. Asalkan anggaran yang dimiliki daerah mencukupi. Menimbang tingginya aktivitas dua nakhoda kabupaten itu saban harinya. ”Bupati kalau mobilnya mogok di tengah jalan kan kasihan. Apalagi bupati itu membawa nama daerah. Kalau dilihat yang lain kurang pas,” ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Buat apa keburu beli mobil dinas (mobdin) baru? Apalagi mobdin lama masih layak pakai dan sanggup beroperasi dengan baik. Ketimbang menghamburkan anggaran miliaran untuk pengadaan enam mobdin, memang lebih baik dialihkan untuk keperluan yang lebih penting.

Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono mengatakan, dia dan ketiga pimpinan dewan lainnya tak ngoyo pengadaan mobdin baru. Terlebih, keempat mobdin yang digunakan selama ini masih tergolong anyar. ”Pengadaannya baru 2018 silam,” ujarnya, Jumat (3/12).

Beda cerita dengan mobdin untuk bupati dan wakilnya. Semestinya, kepala daerah itu mendapatkan fasilitas mobdin baru. Sebab, unit yang dimanfaatkan saat ini telah berusia 10 tahun. ”Kami sebenarnya tetap harapkan ada penganggaran mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati baru,” tuturnya.

Baca Juga :  6.000 Liter Minyak Goreng Ludes 3 Jam

DPRD membuka ruang pengadaan kendaraan dinas baru itu kembali dianggarkan dalam perubahan keuangan mendatang. Khusus bagi bupati dan wakil bupati. Asalkan anggaran yang dimiliki daerah mencukupi. Menimbang tingginya aktivitas dua nakhoda kabupaten itu saban harinya. ”Bupati kalau mobilnya mogok di tengah jalan kan kasihan. Apalagi bupati itu membawa nama daerah. Kalau dilihat yang lain kurang pas,” ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/