alexametrics
31.3 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Lagi Enak Masak Diguncang Tanah Gerak

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Siti Mariyam panik bukan kepalang. Nenek berusia setengah abad itu langsung meninggalkan kompor yang masih menyala di dapurnya. Ketika suara gemuruh bergelegar keras di samping rumahnya di Jetis Kidul, Arjosari, Pacitan.

Hujan deras yang mengguyur sejak siang memang membuat resah Siti yang saat itu tengah memasak untuk keluarganya. Kekhawatirannya terbukti. Tebing setinggi 10 meter di samping rumahnya berguguran sekitar pukul 17.00, Selasa (2/11). ‘’Karena takut, saya langsung keluar rumah,’’ ungkapnya.

Beruntung, material longsoran tak sebanyak yang dibayangkan. Campuran tanah liat dan batu itu hanya menghantam kandang ayam dan toilet. Tak sampai membuat rumah rata dengan tanah. ‘’Sampai sekarang masih takut, bagaimana kalau nanti hujan deras lagi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Objek Wisata Pacitan Dibuka 18 Juni Mendatang

Kepala Desa Jetis Kidul M. Hasyim mengamini bahwa kampungnya rawan longsor. Kontur tanah di desanya gembur sehingga rentan tergerus saat diguyur hujan deras. Mengantisipasi longsor susulan, dia berencana membuat saluran irigasi di seputaran zona merah. Sembari mengimbau warga meningkatkan mitigasi bencana di sekitar rumahnya masing-masing. ‘’Kami bantu bersihkan material longsor,’’ katanya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Siti Mariyam panik bukan kepalang. Nenek berusia setengah abad itu langsung meninggalkan kompor yang masih menyala di dapurnya. Ketika suara gemuruh bergelegar keras di samping rumahnya di Jetis Kidul, Arjosari, Pacitan.

Hujan deras yang mengguyur sejak siang memang membuat resah Siti yang saat itu tengah memasak untuk keluarganya. Kekhawatirannya terbukti. Tebing setinggi 10 meter di samping rumahnya berguguran sekitar pukul 17.00, Selasa (2/11). ‘’Karena takut, saya langsung keluar rumah,’’ ungkapnya.

Beruntung, material longsoran tak sebanyak yang dibayangkan. Campuran tanah liat dan batu itu hanya menghantam kandang ayam dan toilet. Tak sampai membuat rumah rata dengan tanah. ‘’Sampai sekarang masih takut, bagaimana kalau nanti hujan deras lagi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  240 ASN Difungsionalkan, Bupati Pacitan: Jangan Malas-malasan

Kepala Desa Jetis Kidul M. Hasyim mengamini bahwa kampungnya rawan longsor. Kontur tanah di desanya gembur sehingga rentan tergerus saat diguyur hujan deras. Mengantisipasi longsor susulan, dia berencana membuat saluran irigasi di seputaran zona merah. Sembari mengimbau warga meningkatkan mitigasi bencana di sekitar rumahnya masing-masing. ‘’Kami bantu bersihkan material longsor,’’ katanya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/