alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Dua Orang Terpeleset di Pasar Minulyo

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dua orang terpeleset di Pasar Minulyo Rabu (4/3). Atap bocor membuat beberapa sudut bangunan pasar tradisional itu tergenang.

Setiap diguyur hujan, lantai menjadi licin dan tergenang. Itu membahayakan siapa pun yang melintas. Jika terus dibiarkan, kian menambah ketidaknyamanan pedagang maupun pembeli. ‘’Sudah laporan tapi belum ada perbaikan,’’ kata Nur, salah seorang pedagang.

Dia menyebut, kebocoran tak hanya terjadi di depan lapaknya di kelompok kios sayuran. Kondisi sama juga terjadi di sisi selatan dan utara pada bagian kios daging dan ikan. Juga di sisi barat pada kios kelontong. ‘’Beberapa pedagang inisiatif memperbaiki. Tapi tak maksimal karena kebocorannya di mana-mana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kanang Apresiasi Media Ikut Kampanyekan Prokes

Diana, pedagang lain, mengungkapkan pembelinya sempat tergelincir. Dia menyebut kebocoran di lingkungan dagangnya jauh lebih lama dari kelompok kios sayuran. ‘’Pernah diperbaiki tapi bocor lagi. Mungkin gentingnya bergeser,’’ kata pedagang parobaya itu. (mg2/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dua orang terpeleset di Pasar Minulyo Rabu (4/3). Atap bocor membuat beberapa sudut bangunan pasar tradisional itu tergenang.

Setiap diguyur hujan, lantai menjadi licin dan tergenang. Itu membahayakan siapa pun yang melintas. Jika terus dibiarkan, kian menambah ketidaknyamanan pedagang maupun pembeli. ‘’Sudah laporan tapi belum ada perbaikan,’’ kata Nur, salah seorang pedagang.

Dia menyebut, kebocoran tak hanya terjadi di depan lapaknya di kelompok kios sayuran. Kondisi sama juga terjadi di sisi selatan dan utara pada bagian kios daging dan ikan. Juga di sisi barat pada kios kelontong. ‘’Beberapa pedagang inisiatif memperbaiki. Tapi tak maksimal karena kebocorannya di mana-mana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Gua Gong dan Gua Tabuhan Jadi Pilot Project Destinasi Wisata Gua Nasional

Diana, pedagang lain, mengungkapkan pembelinya sempat tergelincir. Dia menyebut kebocoran di lingkungan dagangnya jauh lebih lama dari kelompok kios sayuran. ‘’Pernah diperbaiki tapi bocor lagi. Mungkin gentingnya bergeser,’’ kata pedagang parobaya itu. (mg2/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/