alexametrics
28.3 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

THM di Pacitan Dibatasi Buka Setelah Tarawih hingga Tengah Malam

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ramadan saatnya mengheningkan cipta. Segala macam kebisingan, terutama dari tempat hiburan malam (THM), harus diredam. Jam operasional diperketat. Mulai 8-28 April hanya boleh beroperasi selama tiga jam. ‘’Hanya diizinkan buka dari pukul 21.00 sampai 24.00,’’ kata Kasatpol PP Pacitan Sanyoto, Selasa (5/4).

Satpol PP tak ingin memberikan kelonggaran. Meski THM di Pacitan tidaklah banyak. Aturan tetap ditegakkan sesuai ketentuan. Petugas gabungan bakal menyisir saban THM setiap malam. Jika kedapatan overtime, izin operasionalnya bakal dibekukan. ‘’Kalau sudah ditegur masih melanggar, izin kami cabut,’’ tegasnya.

Ketertiban itu diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin beribadah selama Ramadan. Setiap THM diminta menghormati bulan suci. Juga memaksimalkan kelonggaran operasional yang tetap diberikan. ‘’Semoga bisa saling jaga kondusivitas dan toleransi. Ramadan ini setahun sekali, harus dihormati,’’ pinta Sanyoto.

Baca Juga :  Deadline KPK Tak Bisa Ditawar, Pemkab Pacitan Kejar Sertifikasi Aset Daerah

Satpol PP tak melarang warung maupun restoran beroperasi saat siang. Namun, diimbau memasang tirai agar dapat menjaga pandangan orang yang sedang berpuasa. ‘’Penjual makanan boleh buka, tapi wajib ditutup tirai ketika pagi hingga siang. Kalau malam silakan,’’ ucapnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ramadan saatnya mengheningkan cipta. Segala macam kebisingan, terutama dari tempat hiburan malam (THM), harus diredam. Jam operasional diperketat. Mulai 8-28 April hanya boleh beroperasi selama tiga jam. ‘’Hanya diizinkan buka dari pukul 21.00 sampai 24.00,’’ kata Kasatpol PP Pacitan Sanyoto, Selasa (5/4).

Satpol PP tak ingin memberikan kelonggaran. Meski THM di Pacitan tidaklah banyak. Aturan tetap ditegakkan sesuai ketentuan. Petugas gabungan bakal menyisir saban THM setiap malam. Jika kedapatan overtime, izin operasionalnya bakal dibekukan. ‘’Kalau sudah ditegur masih melanggar, izin kami cabut,’’ tegasnya.

Ketertiban itu diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin beribadah selama Ramadan. Setiap THM diminta menghormati bulan suci. Juga memaksimalkan kelonggaran operasional yang tetap diberikan. ‘’Semoga bisa saling jaga kondusivitas dan toleransi. Ramadan ini setahun sekali, harus dihormati,’’ pinta Sanyoto.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak Harus Disetujui Orang Tua Siswa

Satpol PP tak melarang warung maupun restoran beroperasi saat siang. Namun, diimbau memasang tirai agar dapat menjaga pandangan orang yang sedang berpuasa. ‘’Penjual makanan boleh buka, tapi wajib ditutup tirai ketika pagi hingga siang. Kalau malam silakan,’’ ucapnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/