alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Amit-Amit Mahalnya Cabai Rawit

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Komoditas bahan pokok sedang berlomba-lomba mematok harga semahal-mahalnya. Tak hanya minyak goreng (migor) dan kedelai. Cabai, bawang, hingga gas elpiji ikut-ikutan mahal.

Rata-rata harga bahan pokok itu naiknya lipat dua dari harga sebelumnya. Cabai rawit, misalnya. Bulan lalu masih berkisar Rp 36 ribu, kini tembus Rp 62 ribu per kilogramnya. Lonjakan harga gila-gilaan berlaku merata bagi seluruh jenis cabai di pasaran. ‘’Mungkin karena pasokan dari petani turun selama penghujan ini,’’ kata Hanung Prasetya, pedagang di Pasar Minulyo, Senin (7/3).

Bawang merah ikut-ikutan naik harga. Semula Rp 7.000 kini Rp 20 ribu per kilogramnya. Bawang putih dari Rp 23 ribu menjadi Rp 24 ribu. Adapun daging sapi harganya masih Rp 125 ribu. Namun, diperkirakan sebentar lagi ikutan naik. ‘’Banyak yang naik, walaupun tidak banyak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pacitan: Lekas Rumuskan Upaya Pencegahan Omicron

Kabid Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Pacitan Luthfi Azza Azizah memprediksikan kenaikan harga bakal berlangsung hingga Ramadan. Seiring terganggunya pasokan impor dan kondisi perekonomian nasional. ‘’Sampai saat ini sejumlah bahan pokok memang mengalami kenaikan harga,’’ ungkap Luthfi.

Luthfi berharap kenaikan harga hanya berlaku bagi sejumlah komoditas. Tidak merembet ke bahan pokok lainnya. Diharapkan pula lonjakan harga tak berlangsung lama. ‘’Kami terus lakukan pemantauan di lapangan, mengantisipasi adanya oknum yang mempermainkan (harga, Red),’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Komoditas bahan pokok sedang berlomba-lomba mematok harga semahal-mahalnya. Tak hanya minyak goreng (migor) dan kedelai. Cabai, bawang, hingga gas elpiji ikut-ikutan mahal.

Rata-rata harga bahan pokok itu naiknya lipat dua dari harga sebelumnya. Cabai rawit, misalnya. Bulan lalu masih berkisar Rp 36 ribu, kini tembus Rp 62 ribu per kilogramnya. Lonjakan harga gila-gilaan berlaku merata bagi seluruh jenis cabai di pasaran. ‘’Mungkin karena pasokan dari petani turun selama penghujan ini,’’ kata Hanung Prasetya, pedagang di Pasar Minulyo, Senin (7/3).

Bawang merah ikut-ikutan naik harga. Semula Rp 7.000 kini Rp 20 ribu per kilogramnya. Bawang putih dari Rp 23 ribu menjadi Rp 24 ribu. Adapun daging sapi harganya masih Rp 125 ribu. Namun, diperkirakan sebentar lagi ikutan naik. ‘’Banyak yang naik, walaupun tidak banyak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mahmud, Inspektur Inspektorat Pemkab Pacitan yang Juga Ustad

Kabid Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Pacitan Luthfi Azza Azizah memprediksikan kenaikan harga bakal berlangsung hingga Ramadan. Seiring terganggunya pasokan impor dan kondisi perekonomian nasional. ‘’Sampai saat ini sejumlah bahan pokok memang mengalami kenaikan harga,’’ ungkap Luthfi.

Luthfi berharap kenaikan harga hanya berlaku bagi sejumlah komoditas. Tidak merembet ke bahan pokok lainnya. Diharapkan pula lonjakan harga tak berlangsung lama. ‘’Kami terus lakukan pemantauan di lapangan, mengantisipasi adanya oknum yang mempermainkan (harga, Red),’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/