alexametrics
23.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Akhirnya, Polisi Buka Portal Jalan Ahmad Yani Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jalan Ahmad Yani akhiri masa karantina. Setelah dua bulan ditutup, jalur utama yang menjadi poros perekonomian terbesar di Pacitan itu akhirnya buka portal. ‘’Semoga dibuka terus. Sepi kalau jalannya ditutup terus,’’ kata Maryani, pedagang kaki lima di bilangan tersebut, Kamis (7/10).

Maryani tak sendiri. Pelaku usaha di sepanjang jalan itu pun gembira. Maklum, sudah lama mereka kesusahan mengais penghasilan saat jalan besar itu nihil kendaraan melintas. ‘’Saat disekat, memang masih ada satu-dua kendaraan yang lewat. Tapi, sangat terbatas,’’ ujarnya.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, pembukaan kembali jalur sepanjang 1.100 meter itu sejatinya belum waktunya. Mengingat Pacitan masih bertengger di PPKM level 3. Namun, dengan beberapa pertimbangan, akhirnya dilonggarkan. ‘’Setelah saya anev (analisis dan evaluasi, Red) akhirnya diputuskan untuk dibuka,’’ paparnya.

Baca Juga :  Kades di Pacitan Sambat Dewan Mengeluh ADD Dipangkas

Kelonggaran itu menimbang turunnya kasus penularan Covid-19 di Pacitan. Baik kasus anyar maupun kematian. Terpaut jauh dari beberapa hari sebelumnya yang masih mencapai puluhan kasus baru. ‘’Kami terapkan gas dan rem. Kalau kasusnya naik lagi, tentu akan kami tutup. Kalau tetap low, terus kami buka,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jalan Ahmad Yani akhiri masa karantina. Setelah dua bulan ditutup, jalur utama yang menjadi poros perekonomian terbesar di Pacitan itu akhirnya buka portal. ‘’Semoga dibuka terus. Sepi kalau jalannya ditutup terus,’’ kata Maryani, pedagang kaki lima di bilangan tersebut, Kamis (7/10).

Maryani tak sendiri. Pelaku usaha di sepanjang jalan itu pun gembira. Maklum, sudah lama mereka kesusahan mengais penghasilan saat jalan besar itu nihil kendaraan melintas. ‘’Saat disekat, memang masih ada satu-dua kendaraan yang lewat. Tapi, sangat terbatas,’’ ujarnya.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan, pembukaan kembali jalur sepanjang 1.100 meter itu sejatinya belum waktunya. Mengingat Pacitan masih bertengger di PPKM level 3. Namun, dengan beberapa pertimbangan, akhirnya dilonggarkan. ‘’Setelah saya anev (analisis dan evaluasi, Red) akhirnya diputuskan untuk dibuka,’’ paparnya.

Baca Juga :  Remaja Pengujar Kebencian ke Polisi Diganjar Tiga Bulan Percobaan

Kelonggaran itu menimbang turunnya kasus penularan Covid-19 di Pacitan. Baik kasus anyar maupun kematian. Terpaut jauh dari beberapa hari sebelumnya yang masih mencapai puluhan kasus baru. ‘’Kami terapkan gas dan rem. Kalau kasusnya naik lagi, tentu akan kami tutup. Kalau tetap low, terus kami buka,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/