alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Setahun, Lahan Pertanian Produktif di Pacitan Susut 4 Ribu Hektare

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Lahan pertanian semakin terpinggirkan seiring gencarnya pembangunan. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), lahan pertanian 17 ribu hektare pada 2019 tersisa 13 ribu hektare pada 2020.

Ketua Komisi II DPRD Pacitan Lancur Susanto meminta pemkab menekan gencarnya alih fungsi lahan produktif. Menimbang kebutuhan pangan masih cukup tinggi. ‘’Lahan pertanian itu penting. Selama ini kita masih mengandalkan daerah lain. Sayur ambil dari Magetan, bahkan Kediri,’’ ungkapnya, Sabtu (8/1).

Selain menekan pergeseran lahan produktif, Lancur juga berharap daerah sudi mendongkrak penggunaan lahan. Salah satunya memfungsikan kembali lahan tidur. Merujuk perkembangan daerah belakangan, tak sedikit warga yang meninggalkan lahan pertaniannya untuk bekerja di luar kota. ‘’Kalau lahan tidur itu digarap, tentu akan mengurangi kebutuhan pangan dari luar daerah dan Pacitan bisa suplai kebutuhan pangan sendiri,’’ jelas politisi Golkar tersebut.

Baca Juga :  Aktivitas Warga Karanggede-Karangrejo Masih Terganggu Banjir Batu

Lancur menegaskan, pemerintah mesti pandai-pandai mengajak pemanfaatan lahan tidur. Potensi lahan tidur tak hanya di perdesaan, pun acap ditemukan di wilayah perkotaan. ‘’Jangan sampai potensi ini tidak termanfaatkan,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Lahan pertanian semakin terpinggirkan seiring gencarnya pembangunan. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), lahan pertanian 17 ribu hektare pada 2019 tersisa 13 ribu hektare pada 2020.

Ketua Komisi II DPRD Pacitan Lancur Susanto meminta pemkab menekan gencarnya alih fungsi lahan produktif. Menimbang kebutuhan pangan masih cukup tinggi. ‘’Lahan pertanian itu penting. Selama ini kita masih mengandalkan daerah lain. Sayur ambil dari Magetan, bahkan Kediri,’’ ungkapnya, Sabtu (8/1).

Selain menekan pergeseran lahan produktif, Lancur juga berharap daerah sudi mendongkrak penggunaan lahan. Salah satunya memfungsikan kembali lahan tidur. Merujuk perkembangan daerah belakangan, tak sedikit warga yang meninggalkan lahan pertaniannya untuk bekerja di luar kota. ‘’Kalau lahan tidur itu digarap, tentu akan mengurangi kebutuhan pangan dari luar daerah dan Pacitan bisa suplai kebutuhan pangan sendiri,’’ jelas politisi Golkar tersebut.

Baca Juga :  DBD Serang Pelajar, Sekolah Belum Di-Fogging

Lancur menegaskan, pemerintah mesti pandai-pandai mengajak pemanfaatan lahan tidur. Potensi lahan tidur tak hanya di perdesaan, pun acap ditemukan di wilayah perkotaan. ‘’Jangan sampai potensi ini tidak termanfaatkan,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/