alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Kasus Covid-19 Naik, Beberapa Kegiatan Hari Jadi Pacitan Divirtualisasikan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tren lonjakan kasus Covid-19 belakangan tak bisa disepelekan. Hari Jadi Ke-277 Pacitan bakal dilangsungkan dalam pengawasan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho mengatakan, prosedur tetap (protap) hajatan kali ini tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Meski meriah, namun serangkaian pembatasan kegiatan tetap diberlakukan. Satpol PP dikerahkan untuk memantau penerapan prokes di setiap prosesi. ‘’Kami usahakan agar pelaksanaannya tetap meriah,’’ ujarnya, Selasa (8/2).

Puncak hari jadi 19 Februari nanti juga dilangsungkan terbatas. Pihaknya berencana menghapus serangkaian kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti karnaval maupun arak-arakan ditiadakan. Beberapa kegiatan bakal dilangsungkan secara virtual. ‘’Kami harapkan masyarakat tetap bisa menikmati walaupun tidak datang atau melihat secara langsung,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dari Hobi dan Belajar pada Teman, Kurniawan Sukses Bisnis Akuarium

Tak banyak anggaran yang digelontorkan untuk memperingati hari jadi kali ini. Alokasinya hanya cukup mengakomodasi kegiatan saat puncak hari jadi kelak. Rangkaian kegiatan lainnya disengkuyung OPD dan masyarakat. ‘’Bersih-bersih pantai, bazar buku, maupun perlombaan ditopang masyarakat,’’ terangnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tren lonjakan kasus Covid-19 belakangan tak bisa disepelekan. Hari Jadi Ke-277 Pacitan bakal dilangsungkan dalam pengawasan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan Heru Wiwoho mengatakan, prosedur tetap (protap) hajatan kali ini tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Meski meriah, namun serangkaian pembatasan kegiatan tetap diberlakukan. Satpol PP dikerahkan untuk memantau penerapan prokes di setiap prosesi. ‘’Kami usahakan agar pelaksanaannya tetap meriah,’’ ujarnya, Selasa (8/2).

Puncak hari jadi 19 Februari nanti juga dilangsungkan terbatas. Pihaknya berencana menghapus serangkaian kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Seperti karnaval maupun arak-arakan ditiadakan. Beberapa kegiatan bakal dilangsungkan secara virtual. ‘’Kami harapkan masyarakat tetap bisa menikmati walaupun tidak datang atau melihat secara langsung,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Benteng Banjir Pacitan Kota Tersumbat Endapan Lumpur

Tak banyak anggaran yang digelontorkan untuk memperingati hari jadi kali ini. Alokasinya hanya cukup mengakomodasi kegiatan saat puncak hari jadi kelak. Rangkaian kegiatan lainnya disengkuyung OPD dan masyarakat. ‘’Bersih-bersih pantai, bazar buku, maupun perlombaan ditopang masyarakat,’’ terangnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/