alexametrics
31 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Warga Desa Ngromo, Nawangan, Positif Korona

PACITANJawa Pos Radar Pacitan – Seperti sudah menjadi kewajiban, tim gugus tugas penanggulangan (TGTP) Covid-19 selalu mengumumkan perkembangan kasus korona di Pacitan secara terbuka. Bedanya bukan Bupati Indartato yang menyampaikan tambahan satu kasus baru Covid-19 pada Sabtu lalu (6/6). Perannya digantikan oleh Yudi Sumbogo.

Wakil ketua TGTP Covid-19 itu yang giliran meminta maaf kepada warga soal masih bertambahnya jumlah kasus yang terkonfirmasi positif. Tambahan pasien baru Covid-19 itu berasal dari Desa Ngromo, Kecamatan Nawangan. Yang bersangkutan termasuk dalam klaster Temboro. ‘’Saat ini pasien langsung dikarantina di wisma atlet,’’ kata Sumbogo yang juga wabup Pacitan itu.

Penambahan kasus positif Covid-19 tersebut tentu menjadi pukulan telak jelang pemberlakuan new normal di sektor pariwisata dan ekonomi. Karena itu, TGTP berharap ke depan tidak ada tambahan pasien baru lagi. ‘’Kami masih menunggu hasil swab test dari sejumlah santri lainnya yang termasuk klaster Temboro. Semoga negatif semua,’’ harap Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Minggu (7/6).

Baca Juga :  SMK Berlian Nusantara LSP Kesehatan Pertama di Magetan

Dia mengungkapkan, jumlah pasien sembuh berpotensi bertambah. Setelah hasil swab test tiga pasien Covid-19 yang saat ini dirawat menunjukkan negatif. Tapi, pihaknya masih menunggu hasil swab test lanjutan. ‘’Kami belum bisa mengungkapkan siapa tiga pasien tersebut. Tunggu saja ketika mereka benar-benar dinyatakan sembuh,’’ ujar kepala diskominfo itu.

Sementara, pada Sabtu lalu (6/6) TGTP memindahkan pasien pertama dari ruang isolasi RSUD dr Darsono ke wisma atlet. Rahmad berharap pemindahan itu bisa membuat kondisi pasien dari klaster pelatihan haji tersebut membaik. Selama ini, pasien yang berstatus ASN Kemenag itu sudah dirawat selama dua bulan lebih. ‘’Kami tempatkan yang bersangkutan di lantai satu. Sementara lantai dua untuk satu OTG yang sempat kabur kemarin. Dan, lantai tiga untuk 10 santri yang positif korona,’’ jelas Rahmad. (gen/c1/her)

PACITANJawa Pos Radar Pacitan – Seperti sudah menjadi kewajiban, tim gugus tugas penanggulangan (TGTP) Covid-19 selalu mengumumkan perkembangan kasus korona di Pacitan secara terbuka. Bedanya bukan Bupati Indartato yang menyampaikan tambahan satu kasus baru Covid-19 pada Sabtu lalu (6/6). Perannya digantikan oleh Yudi Sumbogo.

Wakil ketua TGTP Covid-19 itu yang giliran meminta maaf kepada warga soal masih bertambahnya jumlah kasus yang terkonfirmasi positif. Tambahan pasien baru Covid-19 itu berasal dari Desa Ngromo, Kecamatan Nawangan. Yang bersangkutan termasuk dalam klaster Temboro. ‘’Saat ini pasien langsung dikarantina di wisma atlet,’’ kata Sumbogo yang juga wabup Pacitan itu.

Penambahan kasus positif Covid-19 tersebut tentu menjadi pukulan telak jelang pemberlakuan new normal di sektor pariwisata dan ekonomi. Karena itu, TGTP berharap ke depan tidak ada tambahan pasien baru lagi. ‘’Kami masih menunggu hasil swab test dari sejumlah santri lainnya yang termasuk klaster Temboro. Semoga negatif semua,’’ harap Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto Minggu (7/6).

Baca Juga :  Imbas Merebaknya Virus Korona, Permintaan Masker Melonjak Drastis

Dia mengungkapkan, jumlah pasien sembuh berpotensi bertambah. Setelah hasil swab test tiga pasien Covid-19 yang saat ini dirawat menunjukkan negatif. Tapi, pihaknya masih menunggu hasil swab test lanjutan. ‘’Kami belum bisa mengungkapkan siapa tiga pasien tersebut. Tunggu saja ketika mereka benar-benar dinyatakan sembuh,’’ ujar kepala diskominfo itu.

Sementara, pada Sabtu lalu (6/6) TGTP memindahkan pasien pertama dari ruang isolasi RSUD dr Darsono ke wisma atlet. Rahmad berharap pemindahan itu bisa membuat kondisi pasien dari klaster pelatihan haji tersebut membaik. Selama ini, pasien yang berstatus ASN Kemenag itu sudah dirawat selama dua bulan lebih. ‘’Kami tempatkan yang bersangkutan di lantai satu. Sementara lantai dua untuk satu OTG yang sempat kabur kemarin. Dan, lantai tiga untuk 10 santri yang positif korona,’’ jelas Rahmad. (gen/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/