23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Rancangan Dapil Pileg 2024 di Pacitan Bakal Dibedah, Uji Publik 12 Desember

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan penentuan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Pacitan segera memasuki babak baru. Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menggelar uji publik dengan melibatkan stakeholder terkait.

Ini setelah KPU tak menerima adanya tanggapan dari masyarakat terkait rencana perubahan kursi di dapil Ngadirojo–Sudimoro dan Kebonagung–Tulakan serta pergantian nomor dapil antara Nawangan–Bandar dan Arjosari–Tegalombo.

‘’Uji publik digelar pada 12 Desember,’’ kata Ketua KPU Pacitan Sulis Styorini, Rabu (7/12).

Sebagaimana diketahui, KPU Pacitan telah mengusulkan dua alternatif rancangan dapil kepada KPU RI. Rancangan dapil tersebut juga telah diumumkan melalui laman resmi lembaga penyelenggara pemilu tersebut dan media guna mendapat tanggapan masyarakat sejak 23 November lalu hingga Selasa malam (6/12).

Baca Juga :  Car Free Night di Alun-Alun Pacitan, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup Selama 10 Jam

Sulis mengakui sempat ada beberapa saran dan komentar dari masyarakat terkait persoalan tersebut. Hanya, dia menyebut itu sifatnya tidak resmi.

Setelah ini, pihaknya bakal membedah rancangan perubahan kursi dan nomor dapil tersebut bersama dengan masyarakat. ‘’Keputusan terakhir tetap di KPU RI. Namun, apakah bisa diubah atau tidak nanti kami hanya mengusulkan,’’ ujarnya.

Sementara itu, pada rancangan dapil untuk pemilu kali ini, KPU menggunakan dasar Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK-2) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berdasar data tersebut, terdapat perubahan kursi di dapil Ngadirojo–Sudimoro. Dari sebelumnya pada pemilu 2019 terdapat 7 kursi, kini menjadi 6 kursi. Sedangkan dapil Kebonagung–Tulakan dari 9 kursi bertambah menjadi 10 kursi. (gen/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan penentuan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Pacitan segera memasuki babak baru. Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menggelar uji publik dengan melibatkan stakeholder terkait.

Ini setelah KPU tak menerima adanya tanggapan dari masyarakat terkait rencana perubahan kursi di dapil Ngadirojo–Sudimoro dan Kebonagung–Tulakan serta pergantian nomor dapil antara Nawangan–Bandar dan Arjosari–Tegalombo.

‘’Uji publik digelar pada 12 Desember,’’ kata Ketua KPU Pacitan Sulis Styorini, Rabu (7/12).

Sebagaimana diketahui, KPU Pacitan telah mengusulkan dua alternatif rancangan dapil kepada KPU RI. Rancangan dapil tersebut juga telah diumumkan melalui laman resmi lembaga penyelenggara pemilu tersebut dan media guna mendapat tanggapan masyarakat sejak 23 November lalu hingga Selasa malam (6/12).

Baca Juga :  285 Pendaftar Anggota PPK di Ngawi Melenggang Tes Wawancara 

Sulis mengakui sempat ada beberapa saran dan komentar dari masyarakat terkait persoalan tersebut. Hanya, dia menyebut itu sifatnya tidak resmi.

Setelah ini, pihaknya bakal membedah rancangan perubahan kursi dan nomor dapil tersebut bersama dengan masyarakat. ‘’Keputusan terakhir tetap di KPU RI. Namun, apakah bisa diubah atau tidak nanti kami hanya mengusulkan,’’ ujarnya.

Sementara itu, pada rancangan dapil untuk pemilu kali ini, KPU menggunakan dasar Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK-2) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berdasar data tersebut, terdapat perubahan kursi di dapil Ngadirojo–Sudimoro. Dari sebelumnya pada pemilu 2019 terdapat 7 kursi, kini menjadi 6 kursi. Sedangkan dapil Kebonagung–Tulakan dari 9 kursi bertambah menjadi 10 kursi. (gen/her)

Most Read

Artikel Terbaru