25.5 C
Madiun
Thursday, June 8, 2023

20 Ribu PKL-Nelayan di Pacitan Dapat BLT Enam Ratus Ribuan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tukiyanti keluar dari halaman Kodim 0801 Pacitan dengan raut semringah kemarin (8/4). Pedagang sayur keliling itu tercatat sebagai salah satu di antara 20 ribu penerima bantuan langsung tunai dari pemerintah.

Bagi Tukiyanti, duit Rp 600 ribu bagaikan rezeki nomplok. Selama 24 tahun terakhir dirinya berdagang sayur keliling di seputaran Pasar Arjowinangun. Suaminya hanya nelayan. Meski tidak tergolong miskin, namun kesehariannya hidup cukup sederhana. ‘’Lumayan, buat tambahan modal,’’ katanya.

Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol Kav Ibnu Khazim mengatakan, dana segar dari pemerintah pusat itu memang disalurkan via kodim di beberapa wilayahnya. Dua puluh ribu sasaran penerimanya di Pacitan meliputi pedagang kaki lima (PKL) dan nelayan. ‘’Kami ditunjuk sebagai penyalurnya saja,’’ terang Khazim.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Segera Buka Rekrutmen PPPK, 352 Guru, 32 Tenaga Kesehatan

Rencananya, dana segar itu bakal disalurkan di beberapa tempat berbeda. Ditargetkan rampung sepekan sebelum Lebaran. Agar para penerima manfaat dapat membelanjakan kebutuhan menjelang hari raya. Sehingga dapat menstimulus perputaran roda ekonomi di Pacitan. ‘’Kami pastikan penerimaannya tepat sasaran. Tidak ada dobel data,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan Sumorohadi mengatakan, 56 ribu warga juga masuk dalam penerima sasaran bantuan sosial dari pemkab. Jumlah itu belum meng-cover seluruh lapisan masyarakat. Padahal, dampak pandemi ini cukup meluas. Terutama pengusaha kecil menengah seperti PKL hingga nelayan.

‘’Kalau datanya penerima bantuan berbeda dengan kita, semoga tidak dobel. Tapi, karena pakai sistem aplikasi akan mudah terlacak pernah terima bantuan atau tidak sebelumnya,’’ ungkap Sumorohadi. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tukiyanti keluar dari halaman Kodim 0801 Pacitan dengan raut semringah kemarin (8/4). Pedagang sayur keliling itu tercatat sebagai salah satu di antara 20 ribu penerima bantuan langsung tunai dari pemerintah.

Bagi Tukiyanti, duit Rp 600 ribu bagaikan rezeki nomplok. Selama 24 tahun terakhir dirinya berdagang sayur keliling di seputaran Pasar Arjowinangun. Suaminya hanya nelayan. Meski tidak tergolong miskin, namun kesehariannya hidup cukup sederhana. ‘’Lumayan, buat tambahan modal,’’ katanya.

Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol Kav Ibnu Khazim mengatakan, dana segar dari pemerintah pusat itu memang disalurkan via kodim di beberapa wilayahnya. Dua puluh ribu sasaran penerimanya di Pacitan meliputi pedagang kaki lima (PKL) dan nelayan. ‘’Kami ditunjuk sebagai penyalurnya saja,’’ terang Khazim.

Baca Juga :  Pemkab Pacitan Beli Videotron Kecil-Kecilan, Rogoh Duit Rp 189 Juta

Rencananya, dana segar itu bakal disalurkan di beberapa tempat berbeda. Ditargetkan rampung sepekan sebelum Lebaran. Agar para penerima manfaat dapat membelanjakan kebutuhan menjelang hari raya. Sehingga dapat menstimulus perputaran roda ekonomi di Pacitan. ‘’Kami pastikan penerimaannya tepat sasaran. Tidak ada dobel data,’’ tegasnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan Sumorohadi mengatakan, 56 ribu warga juga masuk dalam penerima sasaran bantuan sosial dari pemkab. Jumlah itu belum meng-cover seluruh lapisan masyarakat. Padahal, dampak pandemi ini cukup meluas. Terutama pengusaha kecil menengah seperti PKL hingga nelayan.

‘’Kalau datanya penerima bantuan berbeda dengan kita, semoga tidak dobel. Tapi, karena pakai sistem aplikasi akan mudah terlacak pernah terima bantuan atau tidak sebelumnya,’’ ungkap Sumorohadi. (gen/c1/fin/her)

Terpopuler

Artikel Terbaru