23.6 C
Madiun
Sunday, November 27, 2022

Salah Paham, Sales Dikira Maling Nyaris Babak Belur

KOTA, Jawa Pos Radar Pacitan – CSO, 44, nyaris babak belur. Sales jahe herbal ini sempat diburu warga Pojok, Sidoharjo, Pacitan, sekitar pukul 10.30 kemarin (9/8). Sebab, pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah, itu dianggap mencuri di salah satu kios kawasan tersebut. ‘’Awalnya, CSO menawarkan produk,’’ kata Kasatreskrim Polres Pacitan Iptiu Andreas Hekso.

Naga-naganya, CSO dikejar target hingga kelewat berani saat menawarkan produk. Kepada penjaga, CSO mengaku bahwa produk sudah dipesan pemilik kios. Tak langsung percaya, penjaga mencoba konfirmasi via pesan suara. CSO seketika panik lalu kabur. Warga yang mengetehui kejadian tersebut mengira CSO maling. Kelewat takut, CSO meninggalkan Toyota Calya yang dikendarainya. Dia malah sempat memilih motor di lokasi kejadian. ‘’Tidak jadi ambil motor, tapi lanjut lari dan akhirnya ditangkap warga,’’ ungkap kasatreskrim.

Baca Juga :  Berjalan Ratusan Meter demi Air Bersih

CSO nyaris jadi samsak hidup warga yang geram. Beruntung, amuk massa berhasil diredam petugas. CSO kemudian digelandang me Mapolres Pacitan untuk dimintai keterangan. Di hadapan polisi, CSO menceritakan hal sebenarnya. ‘’Tidak ada korban ataupun pelaku, karena memang tidak ada unsur pidana. Ini kesalahpahaman,’’ ujar Andreas. (gen/den)

KOTA, Jawa Pos Radar Pacitan – CSO, 44, nyaris babak belur. Sales jahe herbal ini sempat diburu warga Pojok, Sidoharjo, Pacitan, sekitar pukul 10.30 kemarin (9/8). Sebab, pria asal Sukoharjo, Jawa Tengah, itu dianggap mencuri di salah satu kios kawasan tersebut. ‘’Awalnya, CSO menawarkan produk,’’ kata Kasatreskrim Polres Pacitan Iptiu Andreas Hekso.

Naga-naganya, CSO dikejar target hingga kelewat berani saat menawarkan produk. Kepada penjaga, CSO mengaku bahwa produk sudah dipesan pemilik kios. Tak langsung percaya, penjaga mencoba konfirmasi via pesan suara. CSO seketika panik lalu kabur. Warga yang mengetehui kejadian tersebut mengira CSO maling. Kelewat takut, CSO meninggalkan Toyota Calya yang dikendarainya. Dia malah sempat memilih motor di lokasi kejadian. ‘’Tidak jadi ambil motor, tapi lanjut lari dan akhirnya ditangkap warga,’’ ungkap kasatreskrim.

Baca Juga :  Tradisi Kaum Santri di Bulan Suci: Nahun, Rela Tak Pulang Minimal Tiga Tahun

CSO nyaris jadi samsak hidup warga yang geram. Beruntung, amuk massa berhasil diredam petugas. CSO kemudian digelandang me Mapolres Pacitan untuk dimintai keterangan. Di hadapan polisi, CSO menceritakan hal sebenarnya. ‘’Tidak ada korban ataupun pelaku, karena memang tidak ada unsur pidana. Ini kesalahpahaman,’’ ujar Andreas. (gen/den)

Most Read

Artikel Terbaru

/