alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Banyak Pesohor Negeri Terpikat Druzy dari Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Perhiasan dari batu alam itu terlihat elegan saat dikenakan. Macamnya beragam. Mulai cincin, gelang, kalung, liontin, bros, hingga tusuk konde. Seluruhnya tampak mewah saat dipadupadankan dengan busana pemakainya. Peluang itulah yang digeluti Istianah dan Bariono sehari-hari.

Pasangan suami istri itu memperoleh druzy dari Pasar Batu Donorojo. Kemudian diolah menjadi aneka perhiasan yang diminati banyak kalangan. Bisnis ini mulai dijalani seiring booming akik beberapa tahun silam. ‘’Kami khusus membuat perhiasan perempuan karena pangsa pasarnya lebih besar dan stabil hingga sekarang,’’ ujar Istianah, Selasa (11/1).

Desain perhiasan rata-rata diambilkan dari internet. Kemudian disesuaikan dengan keinginan pemesan. Butuh ketelatenan untuk mengukir batu ini menjadi manik perhiasan yang cantik. ‘’Kami belajar pada ahlinya lewat pelatihan yang diselenggarakan dinas-dinas,’’ terangnya.

Istianah mengklaim perhiasaan produksinya berbeda dengan produk pada umumnya. Selain komposisi kawat tembaganya impor, ornamennya ditambahi kristal swarovski. Metode produksinya pun berbeda pada umumnya. Tembaga digosok, dipoles, serta dibakar lalu dianyam sesuai desain yang diinginkan. ‘’Kami menerapkan metode wire jewelry, metal smit, dan sweet jewelry,’’ urainya.

Baca Juga :  BPN Pacitan Terbitkan 60 Sertipikat PLN

Ibu tiga anak itu mengandalkan media sosial untuk pemasaran produknya. Rata-rata meraup kisaran Rp 20 juta dalam sebulan. Awal pandemi 2019 silam sempat mengalami penurunan. ‘’Dulu omzet kami mencapai Rp 35 juta per bulan. Sempat down hingga Rp 6 juta karena sepi pembeli di awal pandemi,’’ ungkapnya.

Keindahan batu druzy memikat perhatian banyak pesohor. Ibu negara ke-6 almarhumah Ani Yudhoyono beserta menantunya Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono turut mengoleksi produk ini. Juga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan istri sejumlah pejabat nasional. ‘’Penjualannya kini sudah merambah kota-kota besar. Seperti Jakarta, Manado, dan Bengkulu,’’ tuturnya. (gen/fin/c1/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Perhiasan dari batu alam itu terlihat elegan saat dikenakan. Macamnya beragam. Mulai cincin, gelang, kalung, liontin, bros, hingga tusuk konde. Seluruhnya tampak mewah saat dipadupadankan dengan busana pemakainya. Peluang itulah yang digeluti Istianah dan Bariono sehari-hari.

Pasangan suami istri itu memperoleh druzy dari Pasar Batu Donorojo. Kemudian diolah menjadi aneka perhiasan yang diminati banyak kalangan. Bisnis ini mulai dijalani seiring booming akik beberapa tahun silam. ‘’Kami khusus membuat perhiasan perempuan karena pangsa pasarnya lebih besar dan stabil hingga sekarang,’’ ujar Istianah, Selasa (11/1).

Desain perhiasan rata-rata diambilkan dari internet. Kemudian disesuaikan dengan keinginan pemesan. Butuh ketelatenan untuk mengukir batu ini menjadi manik perhiasan yang cantik. ‘’Kami belajar pada ahlinya lewat pelatihan yang diselenggarakan dinas-dinas,’’ terangnya.

Istianah mengklaim perhiasaan produksinya berbeda dengan produk pada umumnya. Selain komposisi kawat tembaganya impor, ornamennya ditambahi kristal swarovski. Metode produksinya pun berbeda pada umumnya. Tembaga digosok, dipoles, serta dibakar lalu dianyam sesuai desain yang diinginkan. ‘’Kami menerapkan metode wire jewelry, metal smit, dan sweet jewelry,’’ urainya.

Baca Juga :  Butuh Lima Hektare Bangun Jalur Lingkar Waduk Tukul

Ibu tiga anak itu mengandalkan media sosial untuk pemasaran produknya. Rata-rata meraup kisaran Rp 20 juta dalam sebulan. Awal pandemi 2019 silam sempat mengalami penurunan. ‘’Dulu omzet kami mencapai Rp 35 juta per bulan. Sempat down hingga Rp 6 juta karena sepi pembeli di awal pandemi,’’ ungkapnya.

Keindahan batu druzy memikat perhatian banyak pesohor. Ibu negara ke-6 almarhumah Ani Yudhoyono beserta menantunya Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono turut mengoleksi produk ini. Juga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan istri sejumlah pejabat nasional. ‘’Penjualannya kini sudah merambah kota-kota besar. Seperti Jakarta, Manado, dan Bengkulu,’’ tuturnya. (gen/fin/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/