alexametrics
30.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pemkab Pacitan Sebar Edaran Waspadai PMK ke Peternak Sapi

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Merebaknya persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Jawa Timur bikin Pemkab Pacitan gusar. Maklum, kabupaten berjuluk Paradise of Java itu termasuk daerah penghasil ternak sapi. Pacitan juga menjadi salah satu kawasan lintasan ternak antarwilayah.

Pejabat Otorita Veteriner Dinas Pertanian Pacitan Kus Handoko memastikan bahwa sejauh ini belum ditemukan sebaran penyakit zoonosis tersebut di kabupaten ini. Kendati demikian, pihaknya tak ingin mengendurkan kewaspadaan. PMK diduga telah merambah hingga Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Seorang peternak asal Boyolali mendapati sapi yang dibelinya dari daerah perbatasan Pacitan itu mengidap sakit menyerupai PMK. ‘’Saat ini masih menantikan hasil uji laboratoriumnya keluar,’’ ujarnya, Rabu (11/5).

Baca Juga :  Gaji ASN Pemkab Pacitan Bulan Desember Telat Bayar

Tak ingin penularan merembet ke Pacitan, beberapa hari lalu seluruh petugas peternakan dikumpulkan. Mereka gerak cepat memeriksa sapi ternak di beberapa kecamatan. ‘’Kami juga sebarkan edaran ke desa dan kecamatan agar peternak besar di Pacitan mewaspadai ciri-ciri penyakit ini,’’ tegasnya.

Sejatinya, PMK telah hilang dari Indonesia sejak 40 tahun silam. Bahkan, Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE) telah menyatakan bahwa Indonesia bebas PMK sejak 1990. Penyakit ini dapat mengganggu produksi susu hingga mengancam nyawa sapi ternak. ‘’Kami juga siapkan anggaran untuk penyediaan vaksin bila nanti ada temuan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Merebaknya persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Jawa Timur bikin Pemkab Pacitan gusar. Maklum, kabupaten berjuluk Paradise of Java itu termasuk daerah penghasil ternak sapi. Pacitan juga menjadi salah satu kawasan lintasan ternak antarwilayah.

Pejabat Otorita Veteriner Dinas Pertanian Pacitan Kus Handoko memastikan bahwa sejauh ini belum ditemukan sebaran penyakit zoonosis tersebut di kabupaten ini. Kendati demikian, pihaknya tak ingin mengendurkan kewaspadaan. PMK diduga telah merambah hingga Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Seorang peternak asal Boyolali mendapati sapi yang dibelinya dari daerah perbatasan Pacitan itu mengidap sakit menyerupai PMK. ‘’Saat ini masih menantikan hasil uji laboratoriumnya keluar,’’ ujarnya, Rabu (11/5).

Baca Juga :  Bupati Pacitan: Ada Atau Tidak Ada Bencana Harus Waspada

Tak ingin penularan merembet ke Pacitan, beberapa hari lalu seluruh petugas peternakan dikumpulkan. Mereka gerak cepat memeriksa sapi ternak di beberapa kecamatan. ‘’Kami juga sebarkan edaran ke desa dan kecamatan agar peternak besar di Pacitan mewaspadai ciri-ciri penyakit ini,’’ tegasnya.

Sejatinya, PMK telah hilang dari Indonesia sejak 40 tahun silam. Bahkan, Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE) telah menyatakan bahwa Indonesia bebas PMK sejak 1990. Penyakit ini dapat mengganggu produksi susu hingga mengancam nyawa sapi ternak. ‘’Kami juga siapkan anggaran untuk penyediaan vaksin bila nanti ada temuan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/