alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Pacitan Buka Gerbang Wisma Atlet

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebaran Covid-19 Pacitan belakangan kian meningkat. Total 31 pasien yang kini menjalani isolasi mandiri (isoman) hingga dirawat di rumah sakit. Penambahan 25 pasien terjadi berbarengan, Kamis (10/2).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Hendra Purwaka mengatakan bahwa pemantauan semakin ditingkatkan. Tak hanya mereka yang bergejala, warga yang baru datang dari luar kota tak luput dari pemeriksaan. Antisipasi adanya virus yang terbawa masuk ke Pacitan. ‘’Kami terus lakukan tracing dan testing, baik kontak erat maupun terduga baru,’’ ujarnya, Sabtu (12/2).

Wisma Atlet kembali disiapkan untuk menjadi tempat rujukan isolasi pasien korona. Petugas kesehatan dibantu BPBD dan TNI/Polri mulai menyiapkan sarana-prasarana yang diperlukan. Mulai penataan kembali kamar isolasi hingga menyiangi rumput di sekitar halaman agar lebih terlihat rapi. Maklum, dua bulan belakangan tempat itu sepi penghuni. ‘’Kami data ulang ketersediaan sarananya, mulai kasur sampai oksigen,’’ imbuh Hendra.

Baca Juga :  Disparpora Haramkan Objek Wisata Jadi Tempat Kampanye

Mayoritas pasien Covid-19 saat ini menjalani isoman. Dinkes berencana merujuk mereka ke Wisma Atlet. Selain memudahkan pemantauan, sekaligus mencegah penularan di lingkup keluarga. ‘’Sekalipun bergejala ringan, kami upayakan agar karantina di Wisma Atlet terlebih dahulu, setelah itu baru diizinkan isoman di rumahnya masing-masing,’’ terangnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebaran Covid-19 Pacitan belakangan kian meningkat. Total 31 pasien yang kini menjalani isolasi mandiri (isoman) hingga dirawat di rumah sakit. Penambahan 25 pasien terjadi berbarengan, Kamis (10/2).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan Hendra Purwaka mengatakan bahwa pemantauan semakin ditingkatkan. Tak hanya mereka yang bergejala, warga yang baru datang dari luar kota tak luput dari pemeriksaan. Antisipasi adanya virus yang terbawa masuk ke Pacitan. ‘’Kami terus lakukan tracing dan testing, baik kontak erat maupun terduga baru,’’ ujarnya, Sabtu (12/2).

Wisma Atlet kembali disiapkan untuk menjadi tempat rujukan isolasi pasien korona. Petugas kesehatan dibantu BPBD dan TNI/Polri mulai menyiapkan sarana-prasarana yang diperlukan. Mulai penataan kembali kamar isolasi hingga menyiangi rumput di sekitar halaman agar lebih terlihat rapi. Maklum, dua bulan belakangan tempat itu sepi penghuni. ‘’Kami data ulang ketersediaan sarananya, mulai kasur sampai oksigen,’’ imbuh Hendra.

Baca Juga :  Disparpora Haramkan Objek Wisata Jadi Tempat Kampanye

Mayoritas pasien Covid-19 saat ini menjalani isoman. Dinkes berencana merujuk mereka ke Wisma Atlet. Selain memudahkan pemantauan, sekaligus mencegah penularan di lingkup keluarga. ‘’Sekalipun bergejala ringan, kami upayakan agar karantina di Wisma Atlet terlebih dahulu, setelah itu baru diizinkan isoman di rumahnya masing-masing,’’ terangnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/