alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Aturan Tes Covid-19 Dicabut, Beri Efek Positif Sektor Pariwisata

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dicabutnya aturan wajib antigen dan PCR bagi para pelaku perjalanan domestik menambah sejuk embusan angin lautan di Pacitan. Pelonggaran kebijakan perjalanan itu memberi efek positif bagi sektor kepariwisataan ke depan.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Eno Spith Muduni berharap kelonggaran ini memberi dampak baik terhadap pemulihan ekonomi pascapandemi. Maklum, kabupaten ini sangat bergantung terhadap pendapatan dari sektor pelesiran. Peniadaan testing kesehatan tentu meningkatkan semangat wisatawan untuk berpelesir ke kabupaten ini. ‘’Sekarang ini mulai banyak wisatawan yang datang membawa keluarga besar, rata-rata naik bus atau travel wisata,’’ ujarnya, Sabtu (12/3).

Belakangan, kabupaten berjuluk Paradise of Java itu mendapat kiriman paket wisatawan dari Bali. Antara Pacitan dan Pulau Dewata memang punya kesamaan terkait keindahan panorama lautan. ‘’Semakin hari tren wisatawan semakin meningkat,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Sepulang dari Malaysia, Satu Pekerja Migran Positif Korona

Meski secara umum testing Covid-19 ditiadakan, tetap ada pengecualian. Pun, wisatawan wajib mematuhi protokol kesehatan. Prinsip cleanliness, health, safety, environment sustainability (CHSE) tetap diberlakukan di setiap destinasi pelancongan. Wisatawan juga tetap diarahkan memindai aplikasi PeduliLindungi. ‘’Kami tetap berupaya tak ada penularan korona dari klaster pariwisata,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dicabutnya aturan wajib antigen dan PCR bagi para pelaku perjalanan domestik menambah sejuk embusan angin lautan di Pacitan. Pelonggaran kebijakan perjalanan itu memberi efek positif bagi sektor kepariwisataan ke depan.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Eno Spith Muduni berharap kelonggaran ini memberi dampak baik terhadap pemulihan ekonomi pascapandemi. Maklum, kabupaten ini sangat bergantung terhadap pendapatan dari sektor pelesiran. Peniadaan testing kesehatan tentu meningkatkan semangat wisatawan untuk berpelesir ke kabupaten ini. ‘’Sekarang ini mulai banyak wisatawan yang datang membawa keluarga besar, rata-rata naik bus atau travel wisata,’’ ujarnya, Sabtu (12/3).

Belakangan, kabupaten berjuluk Paradise of Java itu mendapat kiriman paket wisatawan dari Bali. Antara Pacitan dan Pulau Dewata memang punya kesamaan terkait keindahan panorama lautan. ‘’Semakin hari tren wisatawan semakin meningkat,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Proyek Pengembangan Kawasan Madiun Umbul Square Macet

Meski secara umum testing Covid-19 ditiadakan, tetap ada pengecualian. Pun, wisatawan wajib mematuhi protokol kesehatan. Prinsip cleanliness, health, safety, environment sustainability (CHSE) tetap diberlakukan di setiap destinasi pelancongan. Wisatawan juga tetap diarahkan memindai aplikasi PeduliLindungi. ‘’Kami tetap berupaya tak ada penularan korona dari klaster pariwisata,’’ tegasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/