alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Komunitas Lukis Cat Air Unjuk Karya di Sentono Gentong

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sepuluh seniman dari Komunitas Lukis Cat Air (Kolcai) Chapter Solo dan Pacitan unjuk karya di Sentono Gentong. Mereka melukis di alam terbuka (en plein air) dengan objek langsung di depan mata. ”Setelah berdiskusi, kami tergerak untuk mengabadikan keindahan Pacitan lewat lukisan,” kata Koordinator Kolcai Chapter Pacitan Imam Mukhis, Minggu (12/6).

Para pelukis itu melukis dengan cat air. Meski lebih sulit dibanding cat minyak, namun lebih praktis untuk dibawa ke mana saja. ”Pakai cat air lebih praktis dan sehat karena tidak mengandung resin,” ujarnya.

Pemandangan yang tergambar dalam kanvas merealisasikan keindahan kabupaten berjuluk Paradise of Java tersebut. Mulai persawahan, gunung, laut, pelabuhan, hingga tata kotanya. ”Pacitan punya keindahan alam yang tiada habisnya untuk dijadikan objek lukisan,” tuturnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pacitan: Lekas Rumuskan Upaya Pencegahan Omicron

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman antarseniman. Jika keindahan alam dilukiskan, tentu akan lebih dikenal masyarakat luas terutama kalangan pemerhati kesenian. ”Ini menjadi ajang reuni karena hampir tiga tahunan tidak bertemu teman-teman seniman,” ucapnya. (hyo/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sepuluh seniman dari Komunitas Lukis Cat Air (Kolcai) Chapter Solo dan Pacitan unjuk karya di Sentono Gentong. Mereka melukis di alam terbuka (en plein air) dengan objek langsung di depan mata. ”Setelah berdiskusi, kami tergerak untuk mengabadikan keindahan Pacitan lewat lukisan,” kata Koordinator Kolcai Chapter Pacitan Imam Mukhis, Minggu (12/6).

Para pelukis itu melukis dengan cat air. Meski lebih sulit dibanding cat minyak, namun lebih praktis untuk dibawa ke mana saja. ”Pakai cat air lebih praktis dan sehat karena tidak mengandung resin,” ujarnya.

Pemandangan yang tergambar dalam kanvas merealisasikan keindahan kabupaten berjuluk Paradise of Java tersebut. Mulai persawahan, gunung, laut, pelabuhan, hingga tata kotanya. ”Pacitan punya keindahan alam yang tiada habisnya untuk dijadikan objek lukisan,” tuturnya.

Baca Juga :  Rawan Laka Lantas, Tanjakan Mloko-Pacitan Dikepras

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman antarseniman. Jika keindahan alam dilukiskan, tentu akan lebih dikenal masyarakat luas terutama kalangan pemerhati kesenian. ”Ini menjadi ajang reuni karena hampir tiga tahunan tidak bertemu teman-teman seniman,” ucapnya. (hyo/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/