alexametrics
24 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Dindik Pacitan Monitor Prokes, Dinkes Intensifkan Tracing

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kelangsungan pembelajaran ditentukan kurva sebaran korona. Semakin landai kasus penularan Covid-19, semakin besar peluang bagi kabupaten ini untuk terus melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Tugas setiap warga pendidikan menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ibarat permainan sepak bola, guru dan siswa sama-sama mengemban tugas menjaga gawang agar tak sampai kebobolan gol yang disarangkan tim lawan.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji tak ingin penularan virus korona merambah klaster pendidikan. Jangan sampai PTM 100 persen yang baru berjalan sebulanan ini kembali ditangguhkan. Dua tahun sudah cukup bagi peserta didik untuk pasrah belajar dari rumah. ”PTM sejauh ini berjalan lancar, prokes juga dipatuhi, kami harapkan tak ada penularan,” tuturnya, Senin (14/2).

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, saban hari menugaskan dinas pendidikan (dindik) me-review PTM di setiap sekolah. Bagaimana penerapan prokes di setiap pembelajarannya. Dinas kesehatan (dinkes) juga diminta aktif tracing dan testing di setiap kesempatan. ”Setiap hari kami monitor ketat, semoga tidak terjadi lonjakan kasus terutama yang mengarah ke sekolah,” ucapnya.

Baca Juga :  Polisi Pukul Mundur Massa Anarkis

Bupati meminta tiap lembaga pendidikan menunda tamasya. Para pengajar diimbau membatasi kegiatan di luar kota. Terlebih jika tujuannya ke kota-kota besar yang notabene rawan persebaran korona. Jika pun tamasya, cukup di lokalan saja. Toh, Pacitan tak kekurangan spot objek wisata jempolan. ”Pikniknya di Pacitan saja sudah cukup, dan jauh lebih bagus dari daerah lain,” tegasnya.

Kadindik Pacitan Budiyanto memastikan tak satu pun kasus Covid-19 ditemukan di lingkup pendidikan. Nihil, baik peserta didik maupun pengajar. Dia berharap daftar periksa kesehatan yang telah ditetapkan setiap lembaga pendidikan tetap dijalankan. ‘’Semua satuan pendidikan kami harapkan menaati prokes di lingkup sekolah, baik belajar-mengajar maupun datang dan pulang sekolah,’’ pintanya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kelangsungan pembelajaran ditentukan kurva sebaran korona. Semakin landai kasus penularan Covid-19, semakin besar peluang bagi kabupaten ini untuk terus melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Tugas setiap warga pendidikan menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ibarat permainan sepak bola, guru dan siswa sama-sama mengemban tugas menjaga gawang agar tak sampai kebobolan gol yang disarangkan tim lawan.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji tak ingin penularan virus korona merambah klaster pendidikan. Jangan sampai PTM 100 persen yang baru berjalan sebulanan ini kembali ditangguhkan. Dua tahun sudah cukup bagi peserta didik untuk pasrah belajar dari rumah. ”PTM sejauh ini berjalan lancar, prokes juga dipatuhi, kami harapkan tak ada penularan,” tuturnya, Senin (14/2).

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, saban hari menugaskan dinas pendidikan (dindik) me-review PTM di setiap sekolah. Bagaimana penerapan prokes di setiap pembelajarannya. Dinas kesehatan (dinkes) juga diminta aktif tracing dan testing di setiap kesempatan. ”Setiap hari kami monitor ketat, semoga tidak terjadi lonjakan kasus terutama yang mengarah ke sekolah,” ucapnya.

Baca Juga :  Pasar Arjowinangun Bocor Setiap Hujan Turun

Bupati meminta tiap lembaga pendidikan menunda tamasya. Para pengajar diimbau membatasi kegiatan di luar kota. Terlebih jika tujuannya ke kota-kota besar yang notabene rawan persebaran korona. Jika pun tamasya, cukup di lokalan saja. Toh, Pacitan tak kekurangan spot objek wisata jempolan. ”Pikniknya di Pacitan saja sudah cukup, dan jauh lebih bagus dari daerah lain,” tegasnya.

Kadindik Pacitan Budiyanto memastikan tak satu pun kasus Covid-19 ditemukan di lingkup pendidikan. Nihil, baik peserta didik maupun pengajar. Dia berharap daftar periksa kesehatan yang telah ditetapkan setiap lembaga pendidikan tetap dijalankan. ‘’Semua satuan pendidikan kami harapkan menaati prokes di lingkup sekolah, baik belajar-mengajar maupun datang dan pulang sekolah,’’ pintanya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/