alexametrics
24.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Kasus Covid-19 Melandai, Tinggal 14 Pasien Dirawat di Wisma Atlet Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Penanganan pandemi Covid-19 mulai berubah. Warga yang mulai paham tak lagi parno dengan penularan virus global tersebut. Jauh ketimbang awal kemunculannya setahun silam. ‘’Dulu orang batuk saja takutnya bukan main, bahkan sampai dijauhi. Sekarang sudah paham dan bisa antisipasi,’’ kata Plt Kepala Dinkes Pacitan Hendra Purwaka, Rabu (14/4).

Selain tabiat warga yang berubah, saat ini mulai dilakukan pergeseran kebijakan penanganan pandemi. Kamar isolasi, misalnya, saat awal penularan lalu seluruh penderita diungsikan ke wisma atlet. Kini, isolasi mandiri jauh lebih direkomendasikan Satgas Penanganan Covid-19. Pusat karantina berkapasitas 90 orang itu kini hanya diisi 14 pasien. ‘’Sekarang kebanyakan isolasi di rumah,’’ sebutnya. (gen/her)

Baca Juga :  Pembahasan Raperda Terimbas Korona

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Penanganan pandemi Covid-19 mulai berubah. Warga yang mulai paham tak lagi parno dengan penularan virus global tersebut. Jauh ketimbang awal kemunculannya setahun silam. ‘’Dulu orang batuk saja takutnya bukan main, bahkan sampai dijauhi. Sekarang sudah paham dan bisa antisipasi,’’ kata Plt Kepala Dinkes Pacitan Hendra Purwaka, Rabu (14/4).

Selain tabiat warga yang berubah, saat ini mulai dilakukan pergeseran kebijakan penanganan pandemi. Kamar isolasi, misalnya, saat awal penularan lalu seluruh penderita diungsikan ke wisma atlet. Kini, isolasi mandiri jauh lebih direkomendasikan Satgas Penanganan Covid-19. Pusat karantina berkapasitas 90 orang itu kini hanya diisi 14 pasien. ‘’Sekarang kebanyakan isolasi di rumah,’’ sebutnya. (gen/her)

Baca Juga :  SMK Kesehatan PGRI Nebeng SMKN 2 Magetan

Most Read

Artikel Terbaru

/