alexametrics
23.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

H+8 Lebaran Terminal Bus Masih Ramai

PACITAN – Hingga H+8 Lebaran Kamis (13/6), penumpang balik di Terminal Bus Tipe A Pacitan masih tinggi. Padahal sejak senin (10/6) lalu, mayoritas pegawai dan bekerja sudah kembali bekerja setelah liburan. ‘’Puncak arus balik Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Namun, sampai hari ini masih ramai karena sebagian masih libur sekolah,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno.

Wasi mengungkapkan tingginya animo pengguna moda transportasi darat tersebut tak lepas dari tersambungnya tol trans Jawa. Pasalnya, jalur tersebut membuat waktu perjalanan antarkota-antarprovinsi semakin singkat. Jakarta-Surabaya misalnya, hanya 10 jam lewat tol. Jika menggunakan pesawat tiket mahal. ‘’Catatan dari Kementerian Perhubungan, tahun ini pengguna angkutan udara turun dan darat naik. Termasuk bus,’’ ujarnya.

Dia memperkirakan arus balik bakal berlangsung tiga hingga empat hari ke depan. Rata-rata penumpang di terminal mencapai 900 hingga 1.000 orang per hari. Mayoritas tujuan didominasi ke ibu kota. Beberapa tujuan lain ke Surabaya dan luar Jawa. ‘’Sistem kami juga berjalan baik, penumpang naik di terminal bukan di sembarang tempat,’’ klaimnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Magetan Suratman Tutup Usia

Terkait keamanan serta keselamatan di jalan pada musim balik dan mudik kali ini tergolong minim kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Hingga H+5 Lebaran zero incident. Itu tak lepas dari kesigapan petugas menjaga wilayah rawan kecelakaan. Pun kesadaran pengguna jalan meningkat. ‘’Termasuk di terminal, sejauh ini aman tak ada masalah,’’ sebutnya.

Sementara antara H-8 hingga H+7 lebaran, 12.035 penumpang menggunakan bus antarkota dalam provinsi maupun antarprovinsi meninggalkan Pacitan. Mulai H+1 hingga kemarin rata-rata mencapai 1.000 hingga 1.300 penumpang per hari. Jumlah tersebut dipredikisi terus bertambah mengingat jumlah warga pengguna bus masuk ke Pacitan dalam dua pekan terakhir berkisar 20 ribu orang. ‘’Kami layani sesuai semboyan perhubungan, wahana lembayung pertiwi. Artinya wahana untuk mensejahterakan negara,’’ pungkas Wasi. (gen/sat)

PACITAN – Hingga H+8 Lebaran Kamis (13/6), penumpang balik di Terminal Bus Tipe A Pacitan masih tinggi. Padahal sejak senin (10/6) lalu, mayoritas pegawai dan bekerja sudah kembali bekerja setelah liburan. ‘’Puncak arus balik Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Namun, sampai hari ini masih ramai karena sebagian masih libur sekolah,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno.

Wasi mengungkapkan tingginya animo pengguna moda transportasi darat tersebut tak lepas dari tersambungnya tol trans Jawa. Pasalnya, jalur tersebut membuat waktu perjalanan antarkota-antarprovinsi semakin singkat. Jakarta-Surabaya misalnya, hanya 10 jam lewat tol. Jika menggunakan pesawat tiket mahal. ‘’Catatan dari Kementerian Perhubungan, tahun ini pengguna angkutan udara turun dan darat naik. Termasuk bus,’’ ujarnya.

Dia memperkirakan arus balik bakal berlangsung tiga hingga empat hari ke depan. Rata-rata penumpang di terminal mencapai 900 hingga 1.000 orang per hari. Mayoritas tujuan didominasi ke ibu kota. Beberapa tujuan lain ke Surabaya dan luar Jawa. ‘’Sistem kami juga berjalan baik, penumpang naik di terminal bukan di sembarang tempat,’’ klaimnya.

Baca Juga :  Termasuk Lansia, Bupati Indartato Tetap Divaksin

Terkait keamanan serta keselamatan di jalan pada musim balik dan mudik kali ini tergolong minim kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Hingga H+5 Lebaran zero incident. Itu tak lepas dari kesigapan petugas menjaga wilayah rawan kecelakaan. Pun kesadaran pengguna jalan meningkat. ‘’Termasuk di terminal, sejauh ini aman tak ada masalah,’’ sebutnya.

Sementara antara H-8 hingga H+7 lebaran, 12.035 penumpang menggunakan bus antarkota dalam provinsi maupun antarprovinsi meninggalkan Pacitan. Mulai H+1 hingga kemarin rata-rata mencapai 1.000 hingga 1.300 penumpang per hari. Jumlah tersebut dipredikisi terus bertambah mengingat jumlah warga pengguna bus masuk ke Pacitan dalam dua pekan terakhir berkisar 20 ribu orang. ‘’Kami layani sesuai semboyan perhubungan, wahana lembayung pertiwi. Artinya wahana untuk mensejahterakan negara,’’ pungkas Wasi. (gen/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/