alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Anggarkan Rp 9,9 Miliar Bebaskan Lahan dan Perbaiki Jalan Srau-Watukarung

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Integrasi Watukarung dan Srau dinantikan. Pembukaan akses jalan penghubung dua pantai sepanjang 3,5 kilometer itu digadang bakal mendongkrak kunjungan wisatawan.

Kepala Disbudparpora Pacitan Turmudi mengatakan, kemudahan akses wisata menjadi salah satu poin penting dalam meningkatkan okupansi sektor pelancongan. Antara Watukarung dan Srau bentangan jaraknya tak lebih dari 1,5 kilometer. Namun, wisatawan yang berkunjung mesti melewati akses yang berbeda. Jarak tempuhnya dapat memakan waktu hingga 45 menit. ‘’Kalau aksesnya sudah tersambung, jarak tempuhnya bisa dipangkas hingga 10 menit,’’ ujarnya, Minggu (15/5).

Saat ini, pembangunan akses integrasi itu masih setengah jalan. Pemkab baru menganggarkan Rp 9,9 miliar untuk pembebasan lahan dan pembangunan separo jalan. Sisanya bakal dirampungkan pada 2023 mendatang. Kelak, akses ke dua pantai menawan itu juga dapat dilalui kendaraan roda empat. ‘’Semoga pekerjaannya tidak molor,’’ harapnya.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemkab Pacitan Timang Hibah Lahan Proyek Pelabuhan Gelon

Turmudi berharap konektivitas antarwisata terus berkelanjutan. Pantai Buyutan dan Banyutibo di Donorojo juga perlu diintegrasikan. Merujuk peta pengembangan wisata ke depan, konektivitas menjadi keniscayaan untuk mendongkrak animo wisatawan. ‘’Kalau satu destinasi ramai, destinasi di sekitarnya ikutan ramai. Seperti Gua Gong dan Pantai Klayar,’’ tegasnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Integrasi Watukarung dan Srau dinantikan. Pembukaan akses jalan penghubung dua pantai sepanjang 3,5 kilometer itu digadang bakal mendongkrak kunjungan wisatawan.

Kepala Disbudparpora Pacitan Turmudi mengatakan, kemudahan akses wisata menjadi salah satu poin penting dalam meningkatkan okupansi sektor pelancongan. Antara Watukarung dan Srau bentangan jaraknya tak lebih dari 1,5 kilometer. Namun, wisatawan yang berkunjung mesti melewati akses yang berbeda. Jarak tempuhnya dapat memakan waktu hingga 45 menit. ‘’Kalau aksesnya sudah tersambung, jarak tempuhnya bisa dipangkas hingga 10 menit,’’ ujarnya, Minggu (15/5).

Saat ini, pembangunan akses integrasi itu masih setengah jalan. Pemkab baru menganggarkan Rp 9,9 miliar untuk pembebasan lahan dan pembangunan separo jalan. Sisanya bakal dirampungkan pada 2023 mendatang. Kelak, akses ke dua pantai menawan itu juga dapat dilalui kendaraan roda empat. ‘’Semoga pekerjaannya tidak molor,’’ harapnya.

Baca Juga :  Penunjukan Lelang dan PL Harus Proporsional

Turmudi berharap konektivitas antarwisata terus berkelanjutan. Pantai Buyutan dan Banyutibo di Donorojo juga perlu diintegrasikan. Merujuk peta pengembangan wisata ke depan, konektivitas menjadi keniscayaan untuk mendongkrak animo wisatawan. ‘’Kalau satu destinasi ramai, destinasi di sekitarnya ikutan ramai. Seperti Gua Gong dan Pantai Klayar,’’ tegasnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/