alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Pengisian Kepala Sekolah dan Mutasi Guru di Pacitan Njlimet

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan guru yang lolos seleksi jabatan kepala sekolah (kepsek) harus bersabar. Meski proses pengisian kekosongan jabatan itu rampung dilakukan, namun Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan belum menggelar pelantikan.

Kadindik Pacitan Budiyanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengurusi penataan kepsek. Selain mencocokkan tingkat kemampuan guru, jumlah siswa di sekolah turut ditimbang. ‘’SMP sudah selesai ditata karena formasinya hanya 10 kepsek. Kalau SD, 129 guru yang lolos seleksi dari 141 formasi,’’ terangnya.

Dindik juga dihadapkan problem kekosongan guru. Pasca ditinggal naik pangkat ratusan pengajar, kekosongan kursi pendidik itu wajib langsung diisi. Prosesnya juga mempertimbangkan beberapa aspek.

Baca Juga :  Pacitan Waspada Banjir dan Longsor

‘’Mutasi tidak sekadar bongkar pasang, banyak aspek yang perlu diperhitungkan. Seperti jarak, efektivitas, dan sebagainya. Karena kalau sudah dipindah, nanti butuh waktu jika harus mutasi lagi,’’ paparnya sembari enggan menyebut jumlah guru yang akan dimutasi.

Budiyanto memastikan kedua proses itu rampung dalam waktu dekat. Menimbang kegiatan belajar-mengajar (KBM) sekolah tak bisa terus terganggu kekosongan tersebut. Terlebih, asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) SD dan SMP bakal digelar dalam waktu dekat.

‘’Kami ingin secepatnya dilantik, karena nilai sudah terlambat. Seharusnya sebelum tahun ajaran baru kemarin,’’ ungkap mantan inspektur Inspektorat Pacitan itu. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan guru yang lolos seleksi jabatan kepala sekolah (kepsek) harus bersabar. Meski proses pengisian kekosongan jabatan itu rampung dilakukan, namun Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan belum menggelar pelantikan.

Kadindik Pacitan Budiyanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengurusi penataan kepsek. Selain mencocokkan tingkat kemampuan guru, jumlah siswa di sekolah turut ditimbang. ‘’SMP sudah selesai ditata karena formasinya hanya 10 kepsek. Kalau SD, 129 guru yang lolos seleksi dari 141 formasi,’’ terangnya.

Dindik juga dihadapkan problem kekosongan guru. Pasca ditinggal naik pangkat ratusan pengajar, kekosongan kursi pendidik itu wajib langsung diisi. Prosesnya juga mempertimbangkan beberapa aspek.

Baca Juga :  Jalan Anyar Ambles, Akses Pacitan-Nawangan Tersendat

‘’Mutasi tidak sekadar bongkar pasang, banyak aspek yang perlu diperhitungkan. Seperti jarak, efektivitas, dan sebagainya. Karena kalau sudah dipindah, nanti butuh waktu jika harus mutasi lagi,’’ paparnya sembari enggan menyebut jumlah guru yang akan dimutasi.

Budiyanto memastikan kedua proses itu rampung dalam waktu dekat. Menimbang kegiatan belajar-mengajar (KBM) sekolah tak bisa terus terganggu kekosongan tersebut. Terlebih, asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) SD dan SMP bakal digelar dalam waktu dekat.

‘’Kami ingin secepatnya dilantik, karena nilai sudah terlambat. Seharusnya sebelum tahun ajaran baru kemarin,’’ ungkap mantan inspektur Inspektorat Pacitan itu. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/