alexametrics
25.6 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Pacitan Sandang PPKM Level 1

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wisatawan tak perlu gamang menyambut libur Natal dan tahun baru (Nataru). Per Senin kemarin (13/12) Pacitan resmi menyandang status PPKM level 1.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, level pelonggaran tertinggi PPKM itu cukup memberi angin segar bagi pelaku wisata di kabupaten ini. Momentum baik tersebut patut dimaksimalkan untuk mendongkrak pendapatan di berbagai sektor yang selama berbulan terpuruk tersumbat pandemi. ‘’Kita patut bersyukur. Kerja keras semua pihak akhirnya membuahkan hasil menggembirakan,’’ tutur Aji, Rabu (15/12).

Meski pembatasan dilonggarkan, bupati mengingatkan agar masyarakat tak mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Terlebih, belakangan varian baru Covid-19 meneror sejumlah negara. Dia tak ingin kerja keras yang telah dibangun selama ini berakhir sia-sia. ‘’Kami tetap perketat untuk prokesnya. Kami ikuti patokan yang telah ada,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pantai Srau Pacitan Berkilau bak Permata Putih

Masyarakat diminta tak terlampau euforia menyikapi penurunan level PPKM ini. Pemkab juga masih mengkaji apakah momen pergantian tahun nanti bakal dirayakan dengan pesta rakyat dan kembang api. ‘’Kami masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wisatawan tak perlu gamang menyambut libur Natal dan tahun baru (Nataru). Per Senin kemarin (13/12) Pacitan resmi menyandang status PPKM level 1.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, level pelonggaran tertinggi PPKM itu cukup memberi angin segar bagi pelaku wisata di kabupaten ini. Momentum baik tersebut patut dimaksimalkan untuk mendongkrak pendapatan di berbagai sektor yang selama berbulan terpuruk tersumbat pandemi. ‘’Kita patut bersyukur. Kerja keras semua pihak akhirnya membuahkan hasil menggembirakan,’’ tutur Aji, Rabu (15/12).

Meski pembatasan dilonggarkan, bupati mengingatkan agar masyarakat tak mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Terlebih, belakangan varian baru Covid-19 meneror sejumlah negara. Dia tak ingin kerja keras yang telah dibangun selama ini berakhir sia-sia. ‘’Kami tetap perketat untuk prokesnya. Kami ikuti patokan yang telah ada,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sungai Grindulu Terkikis, Warga Pilih Mengungsi

Masyarakat diminta tak terlampau euforia menyikapi penurunan level PPKM ini. Pemkab juga masih mengkaji apakah momen pergantian tahun nanti bakal dirayakan dengan pesta rakyat dan kembang api. ‘’Kami masih menunggu instruksi lanjutan dari pemerintah pusat,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/