alexametrics
23.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Pemkab Pacitan Bakal Poles Sarpras Pantai Pancer Door, Klayar, dan Srau

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – 2022 menjadi tahun penuh tantangan bagi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan. Gempuran pandemi korona dua tahun belakangan cukup menyulitkan upaya menutup lubang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Kepala Disbudparpora Pacitan Lan Naria Hutagalung bakal lebih realistis dalam mematok target pendapatan tahunan. Proyeksi targetnya Rp 9 miliar, turun drastis dari tahun lalu sebesar Rp 21 miliar. Proyeksi terbaru itu merujuk revisi PAD saat PAK 2021 berkisar Rp 7 miliar. ‘’Kami optimistis dapat mencapai target. Kami pun telah menyiapkan strateginya,’’ ujar Lan Naria, Minggu (16/1/2022).

Tiga kawasan utama, lanjut dia, bakal diprioritaskan. Meliputi Pancer Door, Klayar, serta Srau. Ketiga destinasi bahari itu bakal mendapatkan peremajaan sarana-prasarana (sarpras). Guna meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga dapat mendulang pendapatan lebih gemilang. ”Nanti kami tambahi spot selfie-nya. Kebersihannya juga bakal lebih diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Heri Purwanto, Marbot Muda, Beragama, Anti Hura-Hura

Pandemi korona masih menghantui. Meski berangsur pulih, sektor pelancongan belum sepenuhnya terbebas dari ancaman virus tak berkesudahan ini. Terlebih, belakangan muncul varian terbaru Omicron. ”Pendapatan hingga setengah bulan ini sudah mencapai tujuh persen dari target PAD. Kami optimistis target Rp 2,5 miliar dapat terpenuhi pada triwulan pertama nanti,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – 2022 menjadi tahun penuh tantangan bagi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan. Gempuran pandemi korona dua tahun belakangan cukup menyulitkan upaya menutup lubang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Kepala Disbudparpora Pacitan Lan Naria Hutagalung bakal lebih realistis dalam mematok target pendapatan tahunan. Proyeksi targetnya Rp 9 miliar, turun drastis dari tahun lalu sebesar Rp 21 miliar. Proyeksi terbaru itu merujuk revisi PAD saat PAK 2021 berkisar Rp 7 miliar. ‘’Kami optimistis dapat mencapai target. Kami pun telah menyiapkan strateginya,’’ ujar Lan Naria, Minggu (16/1/2022).

Tiga kawasan utama, lanjut dia, bakal diprioritaskan. Meliputi Pancer Door, Klayar, serta Srau. Ketiga destinasi bahari itu bakal mendapatkan peremajaan sarana-prasarana (sarpras). Guna meningkatkan daya tarik wisatawan sehingga dapat mendulang pendapatan lebih gemilang. ”Nanti kami tambahi spot selfie-nya. Kebersihannya juga bakal lebih diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Pacitan Launching e-Pasar, e-Ticket Pariwisata, Qris dan J-Connect

Pandemi korona masih menghantui. Meski berangsur pulih, sektor pelancongan belum sepenuhnya terbebas dari ancaman virus tak berkesudahan ini. Terlebih, belakangan muncul varian terbaru Omicron. ”Pendapatan hingga setengah bulan ini sudah mencapai tujuh persen dari target PAD. Kami optimistis target Rp 2,5 miliar dapat terpenuhi pada triwulan pertama nanti,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/