alexametrics
24.6 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Sopir Ikuti Arahan Google Maps, Truk Muatan Tripleks Terjungkat

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Nasib sopir 30 tahun ini sungguh mujur. Truk Mitsubishi bernopol N 9680 UZ yang dikemudikan Suyamto tidak sampai terguling. Setelah gagal menanjak di Jalan Raya Pacitan–Pringkuku masuk Desa Sedeng, Pacitan, kemarin (15/3).

Kendaraan beroda enam muatan tripleks itu terjungkat. Bagian moncongnya terangkat hingga membentuk sudut miring lebih dari 45 derajat. ‘’Tidak ada korban jiwa dan kerusakan kendaraan,’’ kata Kanit Penegak Hukum Satlantas Polres Pacitan Ipda Abdul Cholik.

Cholik mengungkapkan, sopir yang berasal dari Desa Supiturang, Ponojiwo, Lumajang, itu hendak mengantarkan tripleks ke tempat seseorang di Kecamatan Donorojo. Karena baru kali pertama ke Pacitan, Suyamto menggunakan Google Maps. Aplikasi penunjuk jalan itu mengarahkannya ke tanjakan Mloko, sebutan untuk tempat kejadian perkara yang terbilang ekstrem. ‘’Sopir tidak tahu kalau jalur bukan peruntukan roda enam ke atas,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Telaga Sobo Mulai Mencuri Perhatian

Kejadian truk gagal menanjak di tanjakan Mloko bukan hanya kali ini. Cholik menyebutkan kejadian serupa akhir bulan lalu. Truk tronton tanpa muatan berakhir dengan posisi melintang di badan jalan. Sopirnya juga tidak tahu medan jalan dan mengikuti arahan Google Maps. (gen/c1/cor/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Nasib sopir 30 tahun ini sungguh mujur. Truk Mitsubishi bernopol N 9680 UZ yang dikemudikan Suyamto tidak sampai terguling. Setelah gagal menanjak di Jalan Raya Pacitan–Pringkuku masuk Desa Sedeng, Pacitan, kemarin (15/3).

Kendaraan beroda enam muatan tripleks itu terjungkat. Bagian moncongnya terangkat hingga membentuk sudut miring lebih dari 45 derajat. ‘’Tidak ada korban jiwa dan kerusakan kendaraan,’’ kata Kanit Penegak Hukum Satlantas Polres Pacitan Ipda Abdul Cholik.

Cholik mengungkapkan, sopir yang berasal dari Desa Supiturang, Ponojiwo, Lumajang, itu hendak mengantarkan tripleks ke tempat seseorang di Kecamatan Donorojo. Karena baru kali pertama ke Pacitan, Suyamto menggunakan Google Maps. Aplikasi penunjuk jalan itu mengarahkannya ke tanjakan Mloko, sebutan untuk tempat kejadian perkara yang terbilang ekstrem. ‘’Sopir tidak tahu kalau jalur bukan peruntukan roda enam ke atas,’’ ujarnya.

Baca Juga :  siapkan Rekayasa Lalin, Cegah Arus Kendaraan Menumpuk di Pacitan Kota

Kejadian truk gagal menanjak di tanjakan Mloko bukan hanya kali ini. Cholik menyebutkan kejadian serupa akhir bulan lalu. Truk tronton tanpa muatan berakhir dengan posisi melintang di badan jalan. Sopirnya juga tidak tahu medan jalan dan mengikuti arahan Google Maps. (gen/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/