alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pemeliharaan 3.400 PJU di Pacitan Di-cover Rp 400 Juta

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Bila malam telah datang, banyak jalanan kian meremang. Hampir seluruh penerangan jalan umum (PJU) di ruas protokol uzur. Dari 3.400 PJU yang tersebar di Pacitan, rata-rata telah berusia lebih dari 10 tahun. Tak sedikit pula yang telah melampaui 15 tahun.

Kondisi itu membuat infrastruktur penerangan tersebut menjadi buram dan gagal terang. ‘’Wattnya besar sekitar 220 VA, tapi nyalanya kuning, kurang terang,’’ kata Wasi Prayitno, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan, Senin (18/4).

Dishub kerap menerima aduan masyarakat terkait padamnya lampu jalan. Tak kurang dari 90-an PJU sejauh ini telah diperbaiki. Penanganan itu jauh dari kata maksimal karena jatah anggarannya terlampau minimal. ‘’Kami hanya dijatah Rp 400 juta setahun,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pilkada Pacitan 2024 Butuh Anggaran Rp 15 Miliar

Padahal, pemeliharaan satu unit lampu dapat menghabiskan Rp 5 juta. ‘’Tahun ini kami ganti 24 unit lampu, wattnya lebih kecil, 120 saja. Tapi, lebih terang dari sebelumnya,’’ tuturnya.

Meski upaya yang dilakukan terbatas, Wasi berharap dapat membantu penerangan jalan di Pacitan. Khususnya di beberapa titik keramaian dan wilayah minim penduduk. Antisipasi tindak kejahatan maupun kecelakaan. ‘’Setiap ada laporan lampu padam kami usahakan lekas diperbaiki, tidak sampai lama,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Bila malam telah datang, banyak jalanan kian meremang. Hampir seluruh penerangan jalan umum (PJU) di ruas protokol uzur. Dari 3.400 PJU yang tersebar di Pacitan, rata-rata telah berusia lebih dari 10 tahun. Tak sedikit pula yang telah melampaui 15 tahun.

Kondisi itu membuat infrastruktur penerangan tersebut menjadi buram dan gagal terang. ‘’Wattnya besar sekitar 220 VA, tapi nyalanya kuning, kurang terang,’’ kata Wasi Prayitno, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan, Senin (18/4).

Dishub kerap menerima aduan masyarakat terkait padamnya lampu jalan. Tak kurang dari 90-an PJU sejauh ini telah diperbaiki. Penanganan itu jauh dari kata maksimal karena jatah anggarannya terlampau minimal. ‘’Kami hanya dijatah Rp 400 juta setahun,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Wujud Apresiasi Bank Jatim, Nasabah diganjar Hadiah

Padahal, pemeliharaan satu unit lampu dapat menghabiskan Rp 5 juta. ‘’Tahun ini kami ganti 24 unit lampu, wattnya lebih kecil, 120 saja. Tapi, lebih terang dari sebelumnya,’’ tuturnya.

Meski upaya yang dilakukan terbatas, Wasi berharap dapat membantu penerangan jalan di Pacitan. Khususnya di beberapa titik keramaian dan wilayah minim penduduk. Antisipasi tindak kejahatan maupun kecelakaan. ‘’Setiap ada laporan lampu padam kami usahakan lekas diperbaiki, tidak sampai lama,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/