alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Pilkades Serentak 2023 di Pacitan Diproyeksikan Terapkan E-Voting

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sempat kosong ditinggal kepala desa (Kades) terpilihnya, enam desa di Pacitan akhirnya memiliki Kades anyar. Dua Kades pergantian antarwaktu (PAW) Desa Sidomulyo, Kebonagung, dan Desa Sukodono, Donorojo, resmi dilantik Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Pendapa Pacitan kemarin (17/5). Menyusul empat desa yang sebelumnya terlebih dahulu terisi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Heri Setijono mengatakan, sejak dua tahun terakhir enam posisi Kades di Pacitan kosong. Masing-masing meninggal dunia selama menjabat. Lantaran sisa masa jabatan panjang, PAW Kades mesti ditunjuk dari wilayah masing-masing. ‘’Masa jabatannya cukup panjang tiga tahunan, PAW ini diisi lewat musdes (musyawarah desa) khusus,’’ katanya, Rabu (18/5).

Baca Juga :  Hendak Angkat Jaring, Nelayan Tewas Digulung Ombak

Pada 2023 kelak, pemilihan Kades serentak bakal kembali dihelat di Pacitan. Setidaknya diikuti 20 desa dari 10 kecamatan. Seiring masa jabatan yang rampung enam tahun terakhir. ‘’Waktu persisnya kapan belum ditentukan. Kami tunggu pertimbangan dari bupati,’’ ujarnya.

Besar kemungkinan pilkades serentak kelak bakal digelar secara e-voting. Beberapa waktu terakhir DPMD telah melakukan kajian serta pendalaman modernisasi musyawarah tersebut. Pilkades model ini jauh lebih efisien, murah, dan minim kerawanan. ‘’Kemarin di Ngawi sudah mulai (e-voting, Red), nanti kita akan studi banding ke sana,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sempat kosong ditinggal kepala desa (Kades) terpilihnya, enam desa di Pacitan akhirnya memiliki Kades anyar. Dua Kades pergantian antarwaktu (PAW) Desa Sidomulyo, Kebonagung, dan Desa Sukodono, Donorojo, resmi dilantik Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di Pendapa Pacitan kemarin (17/5). Menyusul empat desa yang sebelumnya terlebih dahulu terisi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Heri Setijono mengatakan, sejak dua tahun terakhir enam posisi Kades di Pacitan kosong. Masing-masing meninggal dunia selama menjabat. Lantaran sisa masa jabatan panjang, PAW Kades mesti ditunjuk dari wilayah masing-masing. ‘’Masa jabatannya cukup panjang tiga tahunan, PAW ini diisi lewat musdes (musyawarah desa) khusus,’’ katanya, Rabu (18/5).

Baca Juga :  Galakkan Pencegahan Dini, Bupati Pacitan Ajak Warga Pahami Mitigasi

Pada 2023 kelak, pemilihan Kades serentak bakal kembali dihelat di Pacitan. Setidaknya diikuti 20 desa dari 10 kecamatan. Seiring masa jabatan yang rampung enam tahun terakhir. ‘’Waktu persisnya kapan belum ditentukan. Kami tunggu pertimbangan dari bupati,’’ ujarnya.

Besar kemungkinan pilkades serentak kelak bakal digelar secara e-voting. Beberapa waktu terakhir DPMD telah melakukan kajian serta pendalaman modernisasi musyawarah tersebut. Pilkades model ini jauh lebih efisien, murah, dan minim kerawanan. ‘’Kemarin di Ngawi sudah mulai (e-voting, Red), nanti kita akan studi banding ke sana,’’ tuturnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/