alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Usulkan Perbaikan Permanen, Dindik Pacitan Survei SMPN 2 Bandar

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ambrolnya talut di SMPN 2 Bandar menjadi atensi Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan. Tak ingin lelet atasi masalah, OPD itu telah cek lokasi pasca mendapati laporan bencana alam. Selain memastikan kerusakan, juga menelisik dampaknya bagi kelanjutan kegiatan belajar-mengajar (KBM).

Kadindik Pacitan Budiyanto mengaku telah survei lapangan, Senin (15/8). Pihaknya mengamini bahwa talut sepanjang 25 meter dengan tinggi 8 meter itu gugur pasca diguyur hujan deras. Penanganan sementara bakal dilakukan demi mengantisipasi bencana susulan. ‘’Sementara kami sudah berikan tutup agar hujan tidak merembes. Siswa juga kami minta tidak mendekati area berbahaya,’’ katanya.

Disinggung rencana perbaikan, Budiyanto bakal berkoordinasi dengan bupati dan tim anggaran daerah. Mencari dana siap pakai yang tersisa, termasuk opsi penggunaan porsi belanja tidak terduga (BTT) untuk berbenah. ‘’Kami juga usulkan perbaikan permanen di PAK (perubahan anggaran keuangan) jika memungkinkan,’’ imbuh mantan kepala DPUPR Pacitan itu.

Baca Juga :  PEMILU 2019: Jumlah Pemilih Khusus Berpotensi Bengkak

Budiyanto berharap petugas sekolah setempat sudi mengawasi aktivitas siswa. Termasuk memantau kondisi dan potensi bencana di sekolah tersebut, khususnya saat hujan. Tak hanya Bandar, anjuran serupa diharapkan turut dilakukan sekolah lain. ‘’Beberapa sekolah di zona rawan bencana kami harapkan lebih berhati-hati. Pastikan kondisi lingkungan tetap aman untuk pembelajaran,’’ tegasnya. (gen/c1/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ambrolnya talut di SMPN 2 Bandar menjadi atensi Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan. Tak ingin lelet atasi masalah, OPD itu telah cek lokasi pasca mendapati laporan bencana alam. Selain memastikan kerusakan, juga menelisik dampaknya bagi kelanjutan kegiatan belajar-mengajar (KBM).

Kadindik Pacitan Budiyanto mengaku telah survei lapangan, Senin (15/8). Pihaknya mengamini bahwa talut sepanjang 25 meter dengan tinggi 8 meter itu gugur pasca diguyur hujan deras. Penanganan sementara bakal dilakukan demi mengantisipasi bencana susulan. ‘’Sementara kami sudah berikan tutup agar hujan tidak merembes. Siswa juga kami minta tidak mendekati area berbahaya,’’ katanya.

Disinggung rencana perbaikan, Budiyanto bakal berkoordinasi dengan bupati dan tim anggaran daerah. Mencari dana siap pakai yang tersisa, termasuk opsi penggunaan porsi belanja tidak terduga (BTT) untuk berbenah. ‘’Kami juga usulkan perbaikan permanen di PAK (perubahan anggaran keuangan) jika memungkinkan,’’ imbuh mantan kepala DPUPR Pacitan itu.

Baca Juga :  Hindari Tabrakan, Jalan Mundur, Tabrak Tebing

Budiyanto berharap petugas sekolah setempat sudi mengawasi aktivitas siswa. Termasuk memantau kondisi dan potensi bencana di sekolah tersebut, khususnya saat hujan. Tak hanya Bandar, anjuran serupa diharapkan turut dilakukan sekolah lain. ‘’Beberapa sekolah di zona rawan bencana kami harapkan lebih berhati-hati. Pastikan kondisi lingkungan tetap aman untuk pembelajaran,’’ tegasnya. (gen/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/