alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Rehab Total Jembatan Trobakal

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Keinginan warga Dusun Trobakal, Karangrejo, Arjosari, mendapatkan kemudahan akses transportasi sulit terkabulkan dalam waktu dekat. Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) tak sanggup menjanjikan perbaikan jembatan darurat dilakukan cepat. Rehabilitasinya diperkirakan baru dapat dilakukan dua pekan ke depan.

Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih mengatakan, perbaikan jembatan penghubung antarlingkungan itu bakal dibarengkan dengan proyek fisik di desa setempat. Menilik kerusakannya, jembatan memerlukan rehab total. ‘’Jembatan itu bukan aset kabupaten, tapi tetap kita bantu suplai material dan alat beratnya,’’ ujar muslih, Sabtu (19/2).

Disinggung metode perbaikan, Muslih menyebutkan bahwa pengerjaannya menggunakan penyangga baja latgor. Mengganti kaki jembatan yang sebelumnya ambruk tergerus aliran sungai. Baja tersebut disiapkannya dari material bongkaran bangunan yang tak lagi digunakan. Meski bekas, dia menjamin material tersebut awet digunakan. ”Karena penanganannya darurat, jadi kita lakukan terbatas yang penting bisa dilewati dulu,” terangnya.

Baca Juga :  Produsen Lokal Susah Dapatkan Kedelai Impor

Muslih berpendapat, jembatan yang membentang di aliran Sungai Grindulu rawan rusak. Terlebih, sungai terbesar di Pacitan itu kerap dilanda banjir batu. Situasi tersebut membuat sedimentasi tinggi dan mengakibatkan aliran air sungai kerap berubah. ”Kami imbau warga tetap waspada karena musim penghujan belum berakhir,” pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Keinginan warga Dusun Trobakal, Karangrejo, Arjosari, mendapatkan kemudahan akses transportasi sulit terkabulkan dalam waktu dekat. Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) tak sanggup menjanjikan perbaikan jembatan darurat dilakukan cepat. Rehabilitasinya diperkirakan baru dapat dilakukan dua pekan ke depan.

Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih mengatakan, perbaikan jembatan penghubung antarlingkungan itu bakal dibarengkan dengan proyek fisik di desa setempat. Menilik kerusakannya, jembatan memerlukan rehab total. ‘’Jembatan itu bukan aset kabupaten, tapi tetap kita bantu suplai material dan alat beratnya,’’ ujar muslih, Sabtu (19/2).

Disinggung metode perbaikan, Muslih menyebutkan bahwa pengerjaannya menggunakan penyangga baja latgor. Mengganti kaki jembatan yang sebelumnya ambruk tergerus aliran sungai. Baja tersebut disiapkannya dari material bongkaran bangunan yang tak lagi digunakan. Meski bekas, dia menjamin material tersebut awet digunakan. ”Karena penanganannya darurat, jadi kita lakukan terbatas yang penting bisa dilewati dulu,” terangnya.

Baca Juga :  19 Ruas Jalan di Kota Madiun Diaspal Ulang

Muslih berpendapat, jembatan yang membentang di aliran Sungai Grindulu rawan rusak. Terlebih, sungai terbesar di Pacitan itu kerap dilanda banjir batu. Situasi tersebut membuat sedimentasi tinggi dan mengakibatkan aliran air sungai kerap berubah. ”Kami imbau warga tetap waspada karena musim penghujan belum berakhir,” pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/