alexametrics
25.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Akhirnya Masa ’’Magang’’, Suparlan Pimpin DPUPR Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Suparlan tak lagi berstatus ’’magang’’. Dua bulan didapuk menjadi pelaksana tugas (Plt), kini dia resmi diangkat sebagai kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) definitif. Boleh dibilang, bintang Suparlan sedang bersinar terang. Senasib dengan Heru Tunggul Widodo yang juga diamanahi menakhodai dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim).

Selama ini Suparlan tak pernah alergi dengan media. Bahkan, cukup aktif memberikan statement seputar pembangunan dan problem infrastruktur kepada Jawa Pos Radar Pacitan. Kiprahnya selama dua bulan mengisi kekosongan pimpinan di DPUPR cukup menarik perhatian Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. ‘’Pekerjaan rumah kita cukup banyak. Mulai dari yang kecil sampai besar. Pokoknya dicicil sedikit demi sedikit, semoga tuntas setahun ini,’’ tutur Suparlan, Sabtu (19/3).

Suparlan yang sebelumnya menjabat sekretaris DPUPR itu paham betul berbagai problem yang perlu dituntaskan. Diakuinya, tugas yang diemban tidaklah ringan. Mulai penanganan banjir perkotaan, jalan rusak, hingga beberapa jembatan yang butuh pembaruan. ‘’Pokoknya kita satsetwatwet lah,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Monitor Ketat Lalu-lalang Kendaraan Muatan

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan Turmudi berjanji bakal menjunjung mandat yang didapat. Turmudi tak ingin main-main, apalagi dinas yang diampunya terbilang baru baginya. Setidaknya, pria paro baya itu sudah matang pengalaman di urusan pengadaan barang dan jasa. ‘’Kami akan pelajari seperti apa polanya. Saya pastikan akan ada grafik positif ke depan,’’ janjinya.

Turmudi menyiapkan beberapa strategi dan skema pekerjaan. Mulai dari kontribusi pendapatan asli daerah (PAD), sistem retribusi di kawasan wisata, hingga penguatan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan pelayanan pengunjung. Dia bakal berjuang meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pacitan. ‘’Kami juga akan memikirkan penambahan destinasi wisata,’’ urainya.

Didik Alih Wibowo yang sebelumnya menjadi Kabag Perekonomian kini didapuk sekretaris DPRD Pacitan. Sebagai ’’bapaknya’’ dewan, dia bakal mengintensifkan koordinasi. Sekaligus menjembatani komunikasi legislatif dengan eksekutif. ‘’Koordinasi itu yang paling penting. Baik antarlembaga maupun lintas sektor, apalagi saya terbilang baru di posisi ini,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Suparlan tak lagi berstatus ’’magang’’. Dua bulan didapuk menjadi pelaksana tugas (Plt), kini dia resmi diangkat sebagai kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) definitif. Boleh dibilang, bintang Suparlan sedang bersinar terang. Senasib dengan Heru Tunggul Widodo yang juga diamanahi menakhodai dinas perumahan dan kawasan permukiman (disperkim).

Selama ini Suparlan tak pernah alergi dengan media. Bahkan, cukup aktif memberikan statement seputar pembangunan dan problem infrastruktur kepada Jawa Pos Radar Pacitan. Kiprahnya selama dua bulan mengisi kekosongan pimpinan di DPUPR cukup menarik perhatian Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. ‘’Pekerjaan rumah kita cukup banyak. Mulai dari yang kecil sampai besar. Pokoknya dicicil sedikit demi sedikit, semoga tuntas setahun ini,’’ tutur Suparlan, Sabtu (19/3).

Suparlan yang sebelumnya menjabat sekretaris DPUPR itu paham betul berbagai problem yang perlu dituntaskan. Diakuinya, tugas yang diemban tidaklah ringan. Mulai penanganan banjir perkotaan, jalan rusak, hingga beberapa jembatan yang butuh pembaruan. ‘’Pokoknya kita satsetwatwet lah,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Gejala Cikungunya Mirip Korona

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan Turmudi berjanji bakal menjunjung mandat yang didapat. Turmudi tak ingin main-main, apalagi dinas yang diampunya terbilang baru baginya. Setidaknya, pria paro baya itu sudah matang pengalaman di urusan pengadaan barang dan jasa. ‘’Kami akan pelajari seperti apa polanya. Saya pastikan akan ada grafik positif ke depan,’’ janjinya.

Turmudi menyiapkan beberapa strategi dan skema pekerjaan. Mulai dari kontribusi pendapatan asli daerah (PAD), sistem retribusi di kawasan wisata, hingga penguatan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan pelayanan pengunjung. Dia bakal berjuang meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pacitan. ‘’Kami juga akan memikirkan penambahan destinasi wisata,’’ urainya.

Didik Alih Wibowo yang sebelumnya menjadi Kabag Perekonomian kini didapuk sekretaris DPRD Pacitan. Sebagai ’’bapaknya’’ dewan, dia bakal mengintensifkan koordinasi. Sekaligus menjembatani komunikasi legislatif dengan eksekutif. ‘’Koordinasi itu yang paling penting. Baik antarlembaga maupun lintas sektor, apalagi saya terbilang baru di posisi ini,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/