alexametrics
25.6 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Bupati Pacitan: Kepala Dinas Jangan Antimedia

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gerbong besar pemerintahan yang dinakhodai Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji akhirnya terisi. Delapan nama pilihan resmi diumumkan untuk menduduki pucuk pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) strategis.

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, mengatakan bahwa reformasi birokrasi belum sepenuhnya final. Bongkar pasang masih akan terus dilakukan sepanjang masa kepemimpinannya di Pacitan. Penataan kepegawaian itu menjadi keniscayaan untuk menjaga iklim kerja pemerintahan yang efektif dan efisien. ‘’Kadis (kepala dinas) yang baru dilantik harus memiliki integritas dan semangat kerja tinggi,’’ ujarnya, Sabtu (19/3).

Soal kriteria, Aji tak muluk-muluk. Dia memberikan amanah berdasarkan nilai tertinggi dari seleksi terbuka (selter) lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Karenanya, promosi jabatan ini harus menjadi pelecut untuk memaksimalkan kinerja di kemudian hari. ‘’Jenjang seleksinya telah dilakukan tahap demi tahap. Ada penilaiannya dan inilah hasilnya,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Pekan Depan, Pemkab Ponorogo Lelang 8 Jabatan Eselon II

Aji tak ingin Kadis yang baru dilantik terlalu lama beradapatasi. Atau justru nglokro (tidak semangat) menjalankan tugasnya yang baru. Seorang Kadis harus menjadi motor penggerak bagi seluruh pegawai di OPD-nya masing-masing. Juga cakap berkolaborasi lintas sektoral. ‘’Mereka harus dapat bekerja sama dengan baik untuk membangun Pacitan. Termasuk dengan wartawan. Kadis tidak boleh anti dengan media,’’ pesannya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gerbong besar pemerintahan yang dinakhodai Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji akhirnya terisi. Delapan nama pilihan resmi diumumkan untuk menduduki pucuk pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) strategis.

Aji, sapaan Indrata Nur Bayuaji, mengatakan bahwa reformasi birokrasi belum sepenuhnya final. Bongkar pasang masih akan terus dilakukan sepanjang masa kepemimpinannya di Pacitan. Penataan kepegawaian itu menjadi keniscayaan untuk menjaga iklim kerja pemerintahan yang efektif dan efisien. ‘’Kadis (kepala dinas) yang baru dilantik harus memiliki integritas dan semangat kerja tinggi,’’ ujarnya, Sabtu (19/3).

Soal kriteria, Aji tak muluk-muluk. Dia memberikan amanah berdasarkan nilai tertinggi dari seleksi terbuka (selter) lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Karenanya, promosi jabatan ini harus menjadi pelecut untuk memaksimalkan kinerja di kemudian hari. ‘’Jenjang seleksinya telah dilakukan tahap demi tahap. Ada penilaiannya dan inilah hasilnya,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Festival Layang-Layang di Pantai Teleng Sedot Perhatian Wisatawan

Aji tak ingin Kadis yang baru dilantik terlalu lama beradapatasi. Atau justru nglokro (tidak semangat) menjalankan tugasnya yang baru. Seorang Kadis harus menjadi motor penggerak bagi seluruh pegawai di OPD-nya masing-masing. Juga cakap berkolaborasi lintas sektoral. ‘’Mereka harus dapat bekerja sama dengan baik untuk membangun Pacitan. Termasuk dengan wartawan. Kadis tidak boleh anti dengan media,’’ pesannya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/