alexametrics
24.5 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

PPKM Pacitan Level 2, Kadindik Pastikan PTM Tetap 100 Persen

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran tatap muka (PTM) tetap berjalan 100 persen. Tidak terpengaruh penurunan status PPKM terbaru. Tak ada pemangkasan jam pelajaran maupun pembatasan kapasitas.

Kepala Dindik Pacitan Budiyanto mengatakan, PPKM tetap boleh dilangsungkan 100 persen bagi daerah dengan level PPKM 1 maupun 2. Merujuk surat keputusan bersama (SKB) empat menteri itu, maka tak perlu ada perubahan pola pembelajaran seiring turunnya level PPKM belum lama ini. ”Sekolah tetap diminta meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya, Kamis (20/1/2022).

Turunnya level PPKM menjadi warning bila wabah korona masih mengancam. Tak boleh lengah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Meski tiap sekolah diberi kebebasan menjalankan model pembelajaran sesuai kondisinya masing-masing. ‘’Kami berikan keleluasaan. Kalau dirasa aman, silakan (PTM) dilanjutkan. Tetap kami tekankan prokes harus ketat,’’ tegas mantan inspektur inspektorat itu.

Baca Juga :  DBD Renggut 2 Nyawa Warga Pacitan, Cikungunya Jangkit 123 Warga

Dindik tak ingin buru-buru mengubah kebijakan. PTM yang telah berjalan tiga pekan tetap dipertahankan. Agar dunia pendidikan kembali bergeliat setelah sekian lama bertahan melangsungkan pembelajaran dalam jaringan (daring). Adapun vaksinasi dosis kedua bagi pendidik dan tenaga kependidikan sudah mencapai 80 persen. ‘’Kami ingin kembali menggairahkan dunia pendidikan karena dua tahun ini daring,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran tatap muka (PTM) tetap berjalan 100 persen. Tidak terpengaruh penurunan status PPKM terbaru. Tak ada pemangkasan jam pelajaran maupun pembatasan kapasitas.

Kepala Dindik Pacitan Budiyanto mengatakan, PPKM tetap boleh dilangsungkan 100 persen bagi daerah dengan level PPKM 1 maupun 2. Merujuk surat keputusan bersama (SKB) empat menteri itu, maka tak perlu ada perubahan pola pembelajaran seiring turunnya level PPKM belum lama ini. ”Sekolah tetap diminta meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya, Kamis (20/1/2022).

Turunnya level PPKM menjadi warning bila wabah korona masih mengancam. Tak boleh lengah menerapkan protokol kesehatan (prokes). Meski tiap sekolah diberi kebebasan menjalankan model pembelajaran sesuai kondisinya masing-masing. ‘’Kami berikan keleluasaan. Kalau dirasa aman, silakan (PTM) dilanjutkan. Tetap kami tekankan prokes harus ketat,’’ tegas mantan inspektur inspektorat itu.

Baca Juga :  Hadapi Modernisasi, Bupati Pacitan Minta Seniman Jangan Hilang Jati Diri

Dindik tak ingin buru-buru mengubah kebijakan. PTM yang telah berjalan tiga pekan tetap dipertahankan. Agar dunia pendidikan kembali bergeliat setelah sekian lama bertahan melangsungkan pembelajaran dalam jaringan (daring). Adapun vaksinasi dosis kedua bagi pendidik dan tenaga kependidikan sudah mencapai 80 persen. ‘’Kami ingin kembali menggairahkan dunia pendidikan karena dua tahun ini daring,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/