alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

37 Calon Jemaah Lansia Asal Pacitan Gagal Berangkat Haji

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Menunggu dua tahun berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, 37 calon jemaah haji (CJH) kembali harus gigit jari. Setelah pemerintah Arab Saudi menganulir kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan melarang usia di atas 65 tahun.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pacitan Agus Hadi Prabowo mengatakan, pembatasan usia naik haji diatur langsung oleh pemerintah Arab Saudi. Menimbang situasi dunia masih dibekap pandemi Covid-19. ‘’Kami masih menunggu petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat,’’ ujarnya, Rabu (30/4).

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan membuka kuota 1 juta jemaah haji. Namun, sampai kini belum diketahui pasti kuota dalam negeri. Sementara, jadwal ibadah haji bakal dimulai awal Juni mendatang. ‘’Saat ini sudah ada 116 jemaah yang melakukan pelunasan dan lolos verifikasi,’’ terangnya.

Baca Juga :  Nyaris Kehilangan Nyawa saat Pertama Kali Selamatkan Korban

Agus tak menampik sebagian jemaah di kabupaten ini risau. Dia berharap bagi yang belum berkesempatan untuk berangkat untuk bersabar. Menantikan keberangkatan pada periode selanjutnya.

Dia optimistis pelaksanaan haji mendatang bakal semakin longgar seiring progres apik penanganan pandemi. ‘’Kami sudah tidak ada haji dua tahun ini,’’ sebut Agus. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Menunggu dua tahun berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, 37 calon jemaah haji (CJH) kembali harus gigit jari. Setelah pemerintah Arab Saudi menganulir kebijakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan melarang usia di atas 65 tahun.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Pacitan Agus Hadi Prabowo mengatakan, pembatasan usia naik haji diatur langsung oleh pemerintah Arab Saudi. Menimbang situasi dunia masih dibekap pandemi Covid-19. ‘’Kami masih menunggu petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat,’’ ujarnya, Rabu (30/4).

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan membuka kuota 1 juta jemaah haji. Namun, sampai kini belum diketahui pasti kuota dalam negeri. Sementara, jadwal ibadah haji bakal dimulai awal Juni mendatang. ‘’Saat ini sudah ada 116 jemaah yang melakukan pelunasan dan lolos verifikasi,’’ terangnya.

Baca Juga :  Ngabuburit ala Remaja Masjid Miftahul Huda, Gayuhan, Arjosari

Agus tak menampik sebagian jemaah di kabupaten ini risau. Dia berharap bagi yang belum berkesempatan untuk berangkat untuk bersabar. Menantikan keberangkatan pada periode selanjutnya.

Dia optimistis pelaksanaan haji mendatang bakal semakin longgar seiring progres apik penanganan pandemi. ‘’Kami sudah tidak ada haji dua tahun ini,’’ sebut Agus. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/