alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

50 Sopir Bus di Pacitan Dites Urine

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut di tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) beberapa waktu lalu memantik kewaspadaan Polres Pacitan. Puluhan supir dan kernet bus diwajibkan mengikuti tes urine di Terminal Pacitan.

Kasat Narkoba Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan menyatakan awak bus baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota dalam provinsi (AKAP) wajib sehat 100 persen. Jangan sampai keselamatan penumpang dipertaruhkan. Seperti laka maut PO Ardiyansyah yang menewskan 15 orang. ‘’Antisipasi penyalahgunaan narkoba,’’ terangnya, Jumat (20/5).

Tak kurang dari 50 sample urine diambil. Kesemuanya dinyatakan negatif narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza). Tak ingin terlena, petugas bakal melangsungkan tes serupa dalam waktu berbeda. Di samping memeriksa kelaikan kendaraan di terminal. ‘’Agar para penumpang aman dan nyaman,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Suyatno Kolekdol Motor Klasik Orisinal Asal Pacitan

Choirul mengimbau warga tak coba-coba mengkonsumsi narkoba. Selain memengaruhi kesahatan, bakal mempengaruhi pola pikir penggunanya. Apalagi jika dikonsumsi sopir kendaraan umum yang mengantarkan perjalanan orang banyak. ‘’Otomatis mereka tidak bisa mengendalikan laju kendaraan,’’ tegasnya.

Triyono, salah seorang sopir bus AKDP mengapresiasi tes urin kali ini. Selain memastikan kesehatan awak bus, pemeriksaan ini bakal membuat para penumpang semakin nyaman dan percaya dengan jasa transportasi umum. ‘’Kalau ada sopir atau kru yang mengkonsumsi narkoba dan miras, tidak ada ampun. Langsung dikeluarkan dari PO,’’ tambahnya. (gen/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan maut di tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) beberapa waktu lalu memantik kewaspadaan Polres Pacitan. Puluhan supir dan kernet bus diwajibkan mengikuti tes urine di Terminal Pacitan.

Kasat Narkoba Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan menyatakan awak bus baik antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota dalam provinsi (AKAP) wajib sehat 100 persen. Jangan sampai keselamatan penumpang dipertaruhkan. Seperti laka maut PO Ardiyansyah yang menewskan 15 orang. ‘’Antisipasi penyalahgunaan narkoba,’’ terangnya, Jumat (20/5).

Tak kurang dari 50 sample urine diambil. Kesemuanya dinyatakan negatif narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza). Tak ingin terlena, petugas bakal melangsungkan tes serupa dalam waktu berbeda. Di samping memeriksa kelaikan kendaraan di terminal. ‘’Agar para penumpang aman dan nyaman,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Sepekan 2022, Tiga Warga Pacitan Terpapar Korona

Choirul mengimbau warga tak coba-coba mengkonsumsi narkoba. Selain memengaruhi kesahatan, bakal mempengaruhi pola pikir penggunanya. Apalagi jika dikonsumsi sopir kendaraan umum yang mengantarkan perjalanan orang banyak. ‘’Otomatis mereka tidak bisa mengendalikan laju kendaraan,’’ tegasnya.

Triyono, salah seorang sopir bus AKDP mengapresiasi tes urin kali ini. Selain memastikan kesehatan awak bus, pemeriksaan ini bakal membuat para penumpang semakin nyaman dan percaya dengan jasa transportasi umum. ‘’Kalau ada sopir atau kru yang mengkonsumsi narkoba dan miras, tidak ada ampun. Langsung dikeluarkan dari PO,’’ tambahnya. (gen/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/