alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Alun-Alun Pacitan dan TPA Dadapan Butuh CCTV

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Alun-Alun Pacitan belum dapat terawasi maksimal. Rencana pemasangan closed circuit television (CCTV) gagal terealisasikan. Tak ada jatah anggaran untuk pengadaan kamera pengawas di tahun ini.

Kepala DLH Pacitan Edi Yunan Ahmadi mengatakan unit monitor pengawas sebenarnya sangat dibutuhkan. Guna menerangi kawasan publik itu saat malam dan menghindarkan perusakan dan pelanggaran asusila. ‘’Kita coba usulkan lagi nanti. Semoga bisa segera direalisasikan,’’ harapnya, Jumat (20/5).

Yunan menghitung kebutuhan penerangan di Alun-Alun itu minimal delapan CCTV. Total kebutuhan itu untuk menerangi tiap sudut taman pusat kota tersebut. ‘’Kita koordinasi dengan Dinas Perdagangan, Satpol PP dan Dinas Pariwisata untuk mengelola alun-alun,’’ terangnya.

Baca Juga :  Dewan Tuntut Pemkab Pacitan Berani Berinovasi di Sektor Pariwasata

Fasilitas penerangan juga dibutuhkan di TPA Dadapan. Untuk mengamankan lokasi pembuangan sampah itu sesuai aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). ‘’Kalau di TPA (penerangannya) lebih susah karena lokasinya luas dan butuh lebih banyak anggaran,’’ papar mantan Kepala DPUPR Pacitan, itu.

Antisipasi masalah sosial, DLH melakukan pengamanan secara manual. Dengan menerjunkan petugas untuk berpatroli setiap saat. Di samping menata kawasan yang berpotensi dijadikan tempat berbuat asusila lainnya. (gen/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Alun-Alun Pacitan belum dapat terawasi maksimal. Rencana pemasangan closed circuit television (CCTV) gagal terealisasikan. Tak ada jatah anggaran untuk pengadaan kamera pengawas di tahun ini.

Kepala DLH Pacitan Edi Yunan Ahmadi mengatakan unit monitor pengawas sebenarnya sangat dibutuhkan. Guna menerangi kawasan publik itu saat malam dan menghindarkan perusakan dan pelanggaran asusila. ‘’Kita coba usulkan lagi nanti. Semoga bisa segera direalisasikan,’’ harapnya, Jumat (20/5).

Yunan menghitung kebutuhan penerangan di Alun-Alun itu minimal delapan CCTV. Total kebutuhan itu untuk menerangi tiap sudut taman pusat kota tersebut. ‘’Kita koordinasi dengan Dinas Perdagangan, Satpol PP dan Dinas Pariwisata untuk mengelola alun-alun,’’ terangnya.

Baca Juga :  Waduh! Usir Lebah dengan Api, Dapur Hangus Terbakar

Fasilitas penerangan juga dibutuhkan di TPA Dadapan. Untuk mengamankan lokasi pembuangan sampah itu sesuai aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). ‘’Kalau di TPA (penerangannya) lebih susah karena lokasinya luas dan butuh lebih banyak anggaran,’’ papar mantan Kepala DPUPR Pacitan, itu.

Antisipasi masalah sosial, DLH melakukan pengamanan secara manual. Dengan menerjunkan petugas untuk berpatroli setiap saat. Di samping menata kawasan yang berpotensi dijadikan tempat berbuat asusila lainnya. (gen/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/