alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Maksimalkan Serapan Tenaga Kerja Lokal, Tekan Angka Pengangguran di Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tumbuhnya iklim investasi di Pacitan berbanding lurus dengan rasio serapan tenaga kerjanya. Beberapa investor mulai melirik kabupaten berjuluk Paradise of Java ini.

Ketua Komisi III DPRD Pacitan Anung Dwi Ristanto meminta perusahaan memperhatikan nasib pekerja lokal. Sehingga akumulasi serapan tenaga kerja tidak berjalan timpang. Memang selama ini tak ada ketentuan pasti yang mengatur rasio tenaga kerja lokal maupun luar daerah.

Perusahaan memiliki kewenangan penuh dalam melakukan perekrutan. Padahal, kehadirannya dibutuhkan untuk menekan angka pengangguran. ‘’Kondisi ini dapat memicu konflik sosial. Sementara perda yang mengatur itu belum ada,’’ terangnya, Juma (20/5).

Dewan berencana menyusun aturan baru yang mengatur ketentuan ketenagakerjaan di Pacitan. Agar calon tenaga kerja lokal mendapat kesempatan yang lebih baik ke depannya. ‘’Kita akan sampling dulu ke perusahaan-perusahaan besar. Idealnya bagaimana. Juga perlu berkoordinasi dengan OPD yang bersangkutan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Remehkan Perspa Pacitan

Jika semua berjalan sesuai harapan, tentunya dapat menekan angka pengangguran daerah. Sekaligus menjamin masyarakat lokal mendapatkan pekerjaan layak di kampung halaman. Menimbang perkembangan Pacitan ke depan yang diproyeksikan memiliki pelabuhan, pasti banyak investor berdatangan. ‘’Kami yakin Pacitan semakin berkembang kalau iklim bisnisnya juga semakin bagus,’’ pungkasnya. (gen/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Tumbuhnya iklim investasi di Pacitan berbanding lurus dengan rasio serapan tenaga kerjanya. Beberapa investor mulai melirik kabupaten berjuluk Paradise of Java ini.

Ketua Komisi III DPRD Pacitan Anung Dwi Ristanto meminta perusahaan memperhatikan nasib pekerja lokal. Sehingga akumulasi serapan tenaga kerja tidak berjalan timpang. Memang selama ini tak ada ketentuan pasti yang mengatur rasio tenaga kerja lokal maupun luar daerah.

Perusahaan memiliki kewenangan penuh dalam melakukan perekrutan. Padahal, kehadirannya dibutuhkan untuk menekan angka pengangguran. ‘’Kondisi ini dapat memicu konflik sosial. Sementara perda yang mengatur itu belum ada,’’ terangnya, Juma (20/5).

Dewan berencana menyusun aturan baru yang mengatur ketentuan ketenagakerjaan di Pacitan. Agar calon tenaga kerja lokal mendapat kesempatan yang lebih baik ke depannya. ‘’Kita akan sampling dulu ke perusahaan-perusahaan besar. Idealnya bagaimana. Juga perlu berkoordinasi dengan OPD yang bersangkutan,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Indartato Bingung Cari Kandidat Plt Kadinkes Baru

Jika semua berjalan sesuai harapan, tentunya dapat menekan angka pengangguran daerah. Sekaligus menjamin masyarakat lokal mendapatkan pekerjaan layak di kampung halaman. Menimbang perkembangan Pacitan ke depan yang diproyeksikan memiliki pelabuhan, pasti banyak investor berdatangan. ‘’Kami yakin Pacitan semakin berkembang kalau iklim bisnisnya juga semakin bagus,’’ pungkasnya. (gen/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/