alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Berlibur ke Pacitan Belum Divaksin, Wisatawan Bakal Disuntik di Tempat

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan dosis bakal disiapkan di setiap pos vaksinasi. Mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru). Selain diperuntukkan wisatawan, pos vaksinasi juga memfasilitasi warga yang tinggal di seputar destinasi wisata.

Plt Kadinkes Pacitan Hendra Purwaka mengatakan, vaksinasi wisata bakal dijadwalkan 24 Desember hingga 2 Januari. Rentang waktu itu bertepatan dengan momen Nataru. ‘’Petugas puskesmas terdekat kami arahkan ke sana, nanti minta bantuan penjaga loket,’’ ujarnya, Senin (20/12).

Keikutsertaan vaksinasi di lokasi piknik tidak sulit. Peserta cukup menunjukkan kartu pengenal serta mengisi data skrining kesehatan. Setelah mendapat suntikan, wisatawan diperbolehkan memasuki destinasi pelancongan. ‘’Untuk dosis keduanya bisa ke pos vaksin terdekat di daerahnya masing-masing,” terangnya.

Baca Juga :  Hening Cipta, lalu Berbagi

Sejatinya, 16 tempat wisata yang direkomendasikan membuka pos vaksin. Namun, keterbatasan tenaga membuat pelaksanaannya hanya di tiga destinasi. Dipilih lokasi paling ramai dikunjungi. Langkah tersebut juga menambah target sasaran vaksinasi. ‘’Pendirian pos vaksinasi petunjuk langsung dari bupati. Sekarang sudah jadi dan siap digunakan,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan dosis bakal disiapkan di setiap pos vaksinasi. Mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru). Selain diperuntukkan wisatawan, pos vaksinasi juga memfasilitasi warga yang tinggal di seputar destinasi wisata.

Plt Kadinkes Pacitan Hendra Purwaka mengatakan, vaksinasi wisata bakal dijadwalkan 24 Desember hingga 2 Januari. Rentang waktu itu bertepatan dengan momen Nataru. ‘’Petugas puskesmas terdekat kami arahkan ke sana, nanti minta bantuan penjaga loket,’’ ujarnya, Senin (20/12).

Keikutsertaan vaksinasi di lokasi piknik tidak sulit. Peserta cukup menunjukkan kartu pengenal serta mengisi data skrining kesehatan. Setelah mendapat suntikan, wisatawan diperbolehkan memasuki destinasi pelancongan. ‘’Untuk dosis keduanya bisa ke pos vaksin terdekat di daerahnya masing-masing,” terangnya.

Baca Juga :  UMKM Minimal Tebus Minyak Goreng 18 Liter

Sejatinya, 16 tempat wisata yang direkomendasikan membuka pos vaksin. Namun, keterbatasan tenaga membuat pelaksanaannya hanya di tiga destinasi. Dipilih lokasi paling ramai dikunjungi. Langkah tersebut juga menambah target sasaran vaksinasi. ‘’Pendirian pos vaksinasi petunjuk langsung dari bupati. Sekarang sudah jadi dan siap digunakan,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/