alexametrics
24.4 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Pemkab Pacitan Optimistis Raup Rp 9 Miliar dari Kunjungan Wisatawan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Mempertahankan lebih sulit ketimbang mendapatkan. Pesan itulah yang harus diperhatikan betul oleh Dinas Kebudayaan Pemuda, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan. Progres apik kunjungan wisatawan sepanjang Idul Fitri lalu patut dijadikan pijakan dalam mempertahankan pamor pariwisata di kabupaten berjuluk Paradise of Java.

Kabid Sumber Daya Manusia dan Pemasaran Disbudparpora Pacitan Rahmad Adi Mandego mengatakan lonjakan okupansi wisatawan saat lebaran sejatinya tak lepas dari kejenuhan masyarakat selama dibekap pandemi korona. Begitu ada kesempatan akhirnya mereka berbondong mencari tempat pelesiran untuk melepas kepenatan. ‘’Tingkat kunjungan cukup tinggi. Pendapatan sudah terpenuhi 50 persen dari target PAD Rp 9 miliar,’‘ urainya, Sabtu (21/5).

Ego berjanji situasi menguntungkan ini tak akan membuat cepat berpuas diri. Pihaknya bakal tetap menggencarkan promosi agar popularitas destinasi pelancongan di Pacitan semakin dikenal wisatawan. ‘’Kami optimis dapat mendatangkan 900 juta wisatawan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tanah Gerak, Dua Rumah Warga di Pacitan Retak-Retak

Keyakinan itu tidak berangkat dari ruang kosong. Namun, mempertimbangkan situasi yang sejak lebaran lalu mulai berangsur normal. Tak ada lagi penyekatan sosial, bahkan presiden telah ‘’memproklamirkan’’ bebas masker di tempat terbuka. Boleh dibilang, saat inilah times new normal. ‘’Bisa dibilang sekarang ini sudah normal dari pandemi. Saatnya menggenjot pariwisata,’’ tegasnya.

Disbudparpora memproyeksikan beberapa strategi pengembangan mulai tahun ini. Guna meningkatkan kualitas destinasi wisata sembari terus memperkenalkannya ke khalayak di luar Pacitan. ‘’Kami ajak agen-agen travel mempromosikan objek wisata di kabupaten ini,’’ paparnya. (gen/fin)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Mempertahankan lebih sulit ketimbang mendapatkan. Pesan itulah yang harus diperhatikan betul oleh Dinas Kebudayaan Pemuda, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan. Progres apik kunjungan wisatawan sepanjang Idul Fitri lalu patut dijadikan pijakan dalam mempertahankan pamor pariwisata di kabupaten berjuluk Paradise of Java.

Kabid Sumber Daya Manusia dan Pemasaran Disbudparpora Pacitan Rahmad Adi Mandego mengatakan lonjakan okupansi wisatawan saat lebaran sejatinya tak lepas dari kejenuhan masyarakat selama dibekap pandemi korona. Begitu ada kesempatan akhirnya mereka berbondong mencari tempat pelesiran untuk melepas kepenatan. ‘’Tingkat kunjungan cukup tinggi. Pendapatan sudah terpenuhi 50 persen dari target PAD Rp 9 miliar,’‘ urainya, Sabtu (21/5).

Ego berjanji situasi menguntungkan ini tak akan membuat cepat berpuas diri. Pihaknya bakal tetap menggencarkan promosi agar popularitas destinasi pelancongan di Pacitan semakin dikenal wisatawan. ‘’Kami optimis dapat mendatangkan 900 juta wisatawan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Perspa Pacitan Merasa Dirugikan

Keyakinan itu tidak berangkat dari ruang kosong. Namun, mempertimbangkan situasi yang sejak lebaran lalu mulai berangsur normal. Tak ada lagi penyekatan sosial, bahkan presiden telah ‘’memproklamirkan’’ bebas masker di tempat terbuka. Boleh dibilang, saat inilah times new normal. ‘’Bisa dibilang sekarang ini sudah normal dari pandemi. Saatnya menggenjot pariwisata,’’ tegasnya.

Disbudparpora memproyeksikan beberapa strategi pengembangan mulai tahun ini. Guna meningkatkan kualitas destinasi wisata sembari terus memperkenalkannya ke khalayak di luar Pacitan. ‘’Kami ajak agen-agen travel mempromosikan objek wisata di kabupaten ini,’’ paparnya. (gen/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/