alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Awas, TBC Mengintai Warga Pacitan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ancaman penyakit menular tak hanya Covid-19. Serangan kuman Mycobacterium tuberculosis alias tuberkulosis (TBC) juga mengintai masyarakat Pacitan. Saban bulannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mendapati 10–15 orang terjangkit penyakit saluran pernapasan itu.

Potensi penularannya banyak didapati di seputaran kota. Utamanya di kawasan padat penduduk. Hingga pertengahan tahun lalu didapati 60 kasus. Jumlah itu dipandang rendah menimbang pencarian tersebut tergeser pandemi Covid-19. ‘’Karena concern kita ke Covid-19, jadi kita sedikit ’’melupakan’’ TBC ini,’’ kata Kasi P2PL Dinkes Pacitan Aris Istianah, Selasa (21/9).

Merujuk kajian, penyakit TBC memiliki populations risk 1:1.000. Artinya, dari 550 ribu penduduk Pacitan, 550 di antaranya berpotensi tertular. Tak jauh beda dengan penyakit pernapasan lainnya, TBC mudah menular via droplet. Meskipun angka kematiannya jauh rendah ketimbang korona. ‘’Dengan penanganan tepat, bisa lekas disembuhkan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Juga :  Napi Lapas Pemuda Tipu Pengusaha Madiun dari Dalam Penjara

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Ancaman penyakit menular tak hanya Covid-19. Serangan kuman Mycobacterium tuberculosis alias tuberkulosis (TBC) juga mengintai masyarakat Pacitan. Saban bulannya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mendapati 10–15 orang terjangkit penyakit saluran pernapasan itu.

Potensi penularannya banyak didapati di seputaran kota. Utamanya di kawasan padat penduduk. Hingga pertengahan tahun lalu didapati 60 kasus. Jumlah itu dipandang rendah menimbang pencarian tersebut tergeser pandemi Covid-19. ‘’Karena concern kita ke Covid-19, jadi kita sedikit ’’melupakan’’ TBC ini,’’ kata Kasi P2PL Dinkes Pacitan Aris Istianah, Selasa (21/9).

Merujuk kajian, penyakit TBC memiliki populations risk 1:1.000. Artinya, dari 550 ribu penduduk Pacitan, 550 di antaranya berpotensi tertular. Tak jauh beda dengan penyakit pernapasan lainnya, TBC mudah menular via droplet. Meskipun angka kematiannya jauh rendah ketimbang korona. ‘’Dengan penanganan tepat, bisa lekas disembuhkan,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Juga :  169 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak

Most Read

Artikel Terbaru

/