alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Pemkab Pacitan Koneksikan Jalan dari Pantai Watukarung ke Pantai Srau

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pantai Srau dan Watukarung tak akan terpisahkan. Bak sepasang pengantin, dua objek wisata andalan Pacitan itu bakal dipersandingkan. Pelebaran dan pengaspalan akses jalan yang menghubungkan dua pantai berpanorama menawan itu digeber tahun ini.

Kepala DPUPR Pacitan Suparlan mengatakan, proyek integrasi jalan wisata itu dianggarkan Rp 3,9 miliar. Pekerjaan fisiknya bakal menggarap jalan sepanjang 3,6 kilometer. Badan jalan selebar 3 meter bakal diperluas hingga 4 meter. Sehingga dapat memuat kendaraan lebih banyak dan memangkas jarak tempuh antara kedua pantai yang biasanya lebih dari 30 menit. ‘’Nanti kami pangkas tinggal menjadi 15 menitan,’’ ujarnya, Selasa (22/3).

Proyek integrasi jalan wisata itu tak dapat dirampungkan dalam satu tahun anggaran. DPUPR mesti mencicil pekerjaannya hingga 2023 mendatang. Menyesuaikan kekuatan APBD di setiap tahunnya. ‘’Tahun ini hanya sanggup mengaspal dan melebarkan sekitar 60 persen jalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Baru Covid-19 Didominasi Warga Perantauan

Berkas proyek integrasi jalan wisata itu sudah masuk lelang. Pekerjaan fisiknya ditargetkan dapat dimulai sebelum pertengahan tahun. Proyek lanjutannya juga bakal diusulkan saat perubahan anggaran keuangan (PAK) 2022. ‘’Pelebaran jalan wisata ini sesuai arahan bupati,’’ tegasnya.

Suparlan optimistis pelebaran jalan wisata bakal mendongkrak kunjungan wisatawan. Sekaligus membuka potensi pantai-pantai lain di sepanjang Srau-Watukarung. Sehingga dapat menambah alternatif destinasi pelancongan dan mendulang pundi pendapatan di hari depan. ‘’Di sana cukup banyak pantainya, ada Pantai Bantengmati, Mbule, dan Saritil. Siapa tahu juga bisa dijadikan akses surfing seperti Srau dan Watukarung,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pantai Srau dan Watukarung tak akan terpisahkan. Bak sepasang pengantin, dua objek wisata andalan Pacitan itu bakal dipersandingkan. Pelebaran dan pengaspalan akses jalan yang menghubungkan dua pantai berpanorama menawan itu digeber tahun ini.

Kepala DPUPR Pacitan Suparlan mengatakan, proyek integrasi jalan wisata itu dianggarkan Rp 3,9 miliar. Pekerjaan fisiknya bakal menggarap jalan sepanjang 3,6 kilometer. Badan jalan selebar 3 meter bakal diperluas hingga 4 meter. Sehingga dapat memuat kendaraan lebih banyak dan memangkas jarak tempuh antara kedua pantai yang biasanya lebih dari 30 menit. ‘’Nanti kami pangkas tinggal menjadi 15 menitan,’’ ujarnya, Selasa (22/3).

Proyek integrasi jalan wisata itu tak dapat dirampungkan dalam satu tahun anggaran. DPUPR mesti mencicil pekerjaannya hingga 2023 mendatang. Menyesuaikan kekuatan APBD di setiap tahunnya. ‘’Tahun ini hanya sanggup mengaspal dan melebarkan sekitar 60 persen jalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Baru Covid-19 Didominasi Warga Perantauan

Berkas proyek integrasi jalan wisata itu sudah masuk lelang. Pekerjaan fisiknya ditargetkan dapat dimulai sebelum pertengahan tahun. Proyek lanjutannya juga bakal diusulkan saat perubahan anggaran keuangan (PAK) 2022. ‘’Pelebaran jalan wisata ini sesuai arahan bupati,’’ tegasnya.

Suparlan optimistis pelebaran jalan wisata bakal mendongkrak kunjungan wisatawan. Sekaligus membuka potensi pantai-pantai lain di sepanjang Srau-Watukarung. Sehingga dapat menambah alternatif destinasi pelancongan dan mendulang pundi pendapatan di hari depan. ‘’Di sana cukup banyak pantainya, ada Pantai Bantengmati, Mbule, dan Saritil. Siapa tahu juga bisa dijadikan akses surfing seperti Srau dan Watukarung,’’ tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/