23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Bupati Indrata Targetkan Nilai SAKIP Naik BB

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ambisi Bupati Indrata Nur Bayuaji untuk meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pacitan begitu menggebu-gebu. Raihan nilai B untuk penilaian 2017-2021 dianggap sebagai pukulan keras. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta berfokus pada indikator kinerja.

Jumat (20/1) lalu, Mas Aji beserta dengan sejumlah pejabat Pemkab Pacitan bertolak ke Jogjakarta untuk berkoordinasi sekaligus melakukan evaluasi kinerja selama setahun terakhir bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal turut dibahas termasuk mengenai pelayanan publik, reformasi birokrasi hingga percepatan pembangunan.

Mas Aji mengatakan perlu adanya efektivitas penggunaan APBD untuk kegiatan pemulihan ekonomi dan kesehatan. Dia menilai capaian pada dua hal itu menjadi prioritas yang mesti diperhatikan di samping terkait pelayanan publik.

Baca Juga :  30 SMPN di Pacitan Buka PPDB Online

‘’Semua pemerintah daerah (pemda), tidak ada yang tidak semangat. Semua bekerja dan ingin mendapatkan apresiasi baik dari masyarkat, provinsi hingga pusat. Karena itu, dibutuhkan suatu lompatan,’’ katanya kemarin (22/1).

Dengan adanya koordinasi dan evaluasi bersama pihak KemenPAN-RB, dia berharap percepatan capaian kinerja pemkab bisa maksimal. Sehingga, keinginan untuk meraih nilai BB atau bahkan A untuk penilaian SAKIP dapat terwujud. ‘’Kalau kita tidak melompat (berinovasi) maka Pacitan akan ketinggalan terus,’’ ujar Mas Aji.

Sementara itu, Sekda Pacitan Heru Wiwoho menyatakan evaluasi SAKIP sengaja dilakukan awal tahun. Dengan harapan, memudahkan pemkab dalam mencapai dan memenuhi target indikator kinerja. ‘’Tidak hanya untuk meningkatkan nilai SAKIP saja, tapi kami berharap seluruh visi misi dan RPJMD juga bisa tercapai,’’ harap mantan kepala bappeda itu. (gen/her)

 

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ambisi Bupati Indrata Nur Bayuaji untuk meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pacitan begitu menggebu-gebu. Raihan nilai B untuk penilaian 2017-2021 dianggap sebagai pukulan keras. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta berfokus pada indikator kinerja.

Jumat (20/1) lalu, Mas Aji beserta dengan sejumlah pejabat Pemkab Pacitan bertolak ke Jogjakarta untuk berkoordinasi sekaligus melakukan evaluasi kinerja selama setahun terakhir bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal turut dibahas termasuk mengenai pelayanan publik, reformasi birokrasi hingga percepatan pembangunan.

Mas Aji mengatakan perlu adanya efektivitas penggunaan APBD untuk kegiatan pemulihan ekonomi dan kesehatan. Dia menilai capaian pada dua hal itu menjadi prioritas yang mesti diperhatikan di samping terkait pelayanan publik.

Baca Juga :  Dandim Tebar 12 Ribu Benih Ikan di Lokasi TMMD Pacitan

‘’Semua pemerintah daerah (pemda), tidak ada yang tidak semangat. Semua bekerja dan ingin mendapatkan apresiasi baik dari masyarkat, provinsi hingga pusat. Karena itu, dibutuhkan suatu lompatan,’’ katanya kemarin (22/1).

Dengan adanya koordinasi dan evaluasi bersama pihak KemenPAN-RB, dia berharap percepatan capaian kinerja pemkab bisa maksimal. Sehingga, keinginan untuk meraih nilai BB atau bahkan A untuk penilaian SAKIP dapat terwujud. ‘’Kalau kita tidak melompat (berinovasi) maka Pacitan akan ketinggalan terus,’’ ujar Mas Aji.

Sementara itu, Sekda Pacitan Heru Wiwoho menyatakan evaluasi SAKIP sengaja dilakukan awal tahun. Dengan harapan, memudahkan pemkab dalam mencapai dan memenuhi target indikator kinerja. ‘’Tidak hanya untuk meningkatkan nilai SAKIP saja, tapi kami berharap seluruh visi misi dan RPJMD juga bisa tercapai,’’ harap mantan kepala bappeda itu. (gen/her)

 

Most Read

Artikel Terbaru