alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

354 PPPK Pemkab Pacitan Segera Terima SK Pengangkatan

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun –  Enam bulan penantian, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akhirnya segera menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Surat penetapan kerja itu bakal diterimakan Senin (25/4) depan. Menyusul penyerahan SK serupa bagi PPPK tahap pertama beberapa pekan sebelumnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan M. Yunus mengatakan, penyerahan SK gelombang dua ini diperuntukkan 354 tenaga pendidik SD hingga SMP. Menyusul 554 PPPK yang telah mendapat SK di awal bulan. ‘’Mayoritas PPPK merupakan tenaga honorer yang telah bertugas di sekolahnya masing-masing,’’ ujarnya, Sabtu (23/4).

Sejatinya, 133 dari 1.041 formasi PPPK di Pacitan belum terisi. Pemkab tengah menantikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melangsungkan seleksi tahap ketiga. Sehingga sisa kuota segera terisi untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Pacitan. ‘’Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, apakah semua kuotanya bisa digunakan atau tidak. Jika bisa, kapan seleksinya,’’ tutur mantan asisten setkab Pacitan itu.

Baca Juga :  Damkar Pacitan Minus 46 Personel

Yunus tak menampik kebutuhan PPPK di Pacitan masih tinggi. Saat ini, sekitar 500 tenaga pendidik SD hingga SMP masih kosong. Pengisiannya menantikan kejelasan jadwal rekrutmen. Sedangkan gajinya dibebankan APBD kabupaten. ‘’Total 1041 PPPK membutuhkan alokasi Rp 69 miliar setahunnya. Tentu tidaklah sedikit,’’ ujarnya.

Setidaknya, rekrutmen PPPK berimplikasi apik terhadap kesejahteraan guru di Pacitan. Khususnya bagi tenaga honorer yang telah menahun mengabdi namun belum mendapatkan gaji tetap. Padahal, beban tugas mereka setara dengan guru PNS. ‘’Banyak yang mengabdi belasan tahun, menanti diangkat pegawai,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun –  Enam bulan penantian, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akhirnya segera menerima surat keputusan (SK) pengangkatan. Surat penetapan kerja itu bakal diterimakan Senin (25/4) depan. Menyusul penyerahan SK serupa bagi PPPK tahap pertama beberapa pekan sebelumnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Pacitan M. Yunus mengatakan, penyerahan SK gelombang dua ini diperuntukkan 354 tenaga pendidik SD hingga SMP. Menyusul 554 PPPK yang telah mendapat SK di awal bulan. ‘’Mayoritas PPPK merupakan tenaga honorer yang telah bertugas di sekolahnya masing-masing,’’ ujarnya, Sabtu (23/4).

Sejatinya, 133 dari 1.041 formasi PPPK di Pacitan belum terisi. Pemkab tengah menantikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melangsungkan seleksi tahap ketiga. Sehingga sisa kuota segera terisi untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Pacitan. ‘’Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, apakah semua kuotanya bisa digunakan atau tidak. Jika bisa, kapan seleksinya,’’ tutur mantan asisten setkab Pacitan itu.

Baca Juga :  Peta Rencana Kontingensi Bencana Pacitan Mendesak Diperbarui

Yunus tak menampik kebutuhan PPPK di Pacitan masih tinggi. Saat ini, sekitar 500 tenaga pendidik SD hingga SMP masih kosong. Pengisiannya menantikan kejelasan jadwal rekrutmen. Sedangkan gajinya dibebankan APBD kabupaten. ‘’Total 1041 PPPK membutuhkan alokasi Rp 69 miliar setahunnya. Tentu tidaklah sedikit,’’ ujarnya.

Setidaknya, rekrutmen PPPK berimplikasi apik terhadap kesejahteraan guru di Pacitan. Khususnya bagi tenaga honorer yang telah menahun mengabdi namun belum mendapatkan gaji tetap. Padahal, beban tugas mereka setara dengan guru PNS. ‘’Banyak yang mengabdi belasan tahun, menanti diangkat pegawai,’’ ungkapnya. (gen/c1/fin/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/